Golkar Klaim Elektabilitasnya Naik 15 Persen

Kompas.com - 28/07/2016, 21:29 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto di sela acara Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar 2016 di JCC  Senayan, Jakarta, Rabu (27/7/2016) KOMPAS.com/Nabilla TashandraKetua Umum Partai Golkar Setya Novanto di sela acara Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar 2016 di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (27/7/2016)
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Golkar menargetkan 60 persen suara pada Pilkada 2017 dan 2018, serta 120 kursi parlemen pada Pemilu Legislatif 2019.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dalam penutupan Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar, di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (28/7/2016).

Novanto menegaskan, ia optimistis target tersebut dapat dicapai.

Alasannya, selama dua bulan kepemimpinannya, ia sudah bergerak bersama-sama kader Golkar untuk meraih target tersebut.

"Elektabilitas Partai Golkar secara nasional juga telah meningkat 15 persen," kata Novanto, Kamis malam.

Secara khusus, lanjut Novanto, Partai Golkar telah meningkatkan posisinya di DKI Jakarta.

Sebelumnya, partai berlambang pohon beringin tersebut berada di urutan ke-8, dan kini berada di urutan tiga besar.

Dalam rapat komisi di Rapimnas, kata dia, Partai Golkar juga berpandangan perlunya menetapkan sistem politik melalui revisi undang-undang kepemiluan.

"Saya ajak semua parpol agar dalam pembahasan UU Kepemiluan ini diarahkan untuk memperkuat sistem presidensiil," kata Setya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IDI Klaim Ada Daerah yang Khawatir Terapkan 'New Normal'

IDI Klaim Ada Daerah yang Khawatir Terapkan "New Normal"

Nasional
Taqy Malik Ajak Masyarakat Tetap Produktif dan Manfaatkan Medsos Selama Pandemi

Taqy Malik Ajak Masyarakat Tetap Produktif dan Manfaatkan Medsos Selama Pandemi

Nasional
IDI: New Normal Bisa Diterapkan Bertahap di Zona Hijau Covid-19

IDI: New Normal Bisa Diterapkan Bertahap di Zona Hijau Covid-19

Nasional
Jelang New Normal, IDI: Tidak Ada Tawar Menawar Lagi...

Jelang New Normal, IDI: Tidak Ada Tawar Menawar Lagi...

Nasional
UPDATE: Tambah 13, WNI Sembuh Covid-19 di Luar Negeri Jadi 508 Orang

UPDATE: Tambah 13, WNI Sembuh Covid-19 di Luar Negeri Jadi 508 Orang

Nasional
UPDATE 30 Mei: 25.773 Kasus Covid-19, Pemetaan Wilayah Dilakukan...

UPDATE 30 Mei: 25.773 Kasus Covid-19, Pemetaan Wilayah Dilakukan...

Nasional
Antisipasi Covid-19, TNI Pakai Helm Pendeteksi Suhu Tubuh dari Jarak 10 Meter

Antisipasi Covid-19, TNI Pakai Helm Pendeteksi Suhu Tubuh dari Jarak 10 Meter

Nasional
Polri Siap Mengusut Teror terhadap Panitia Diskusi FH UGM

Polri Siap Mengusut Teror terhadap Panitia Diskusi FH UGM

Nasional
Mahfud MD Klaim New Normal Tak Diterapkan dengan Pendekatan Ekonomi Semata

Mahfud MD Klaim New Normal Tak Diterapkan dengan Pendekatan Ekonomi Semata

Nasional
Ruslan Buton Ditahan di Rutan Bareskrim selama 20 Hari

Ruslan Buton Ditahan di Rutan Bareskrim selama 20 Hari

Nasional
Zona Hijau, 102 Daerah Ini Boleh Berkegiatan Aman di Tengah Pandemi Covid-19

Zona Hijau, 102 Daerah Ini Boleh Berkegiatan Aman di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional
 Mahfud MD Tak Persoalkan Diskusi soal Pemberhentian Presiden di UGM

Mahfud MD Tak Persoalkan Diskusi soal Pemberhentian Presiden di UGM

Nasional
Komnas HAM Kecam Teror terhadap Jurnalis dan Panitia Diskusi CLS UGM

Komnas HAM Kecam Teror terhadap Jurnalis dan Panitia Diskusi CLS UGM

Nasional
Terapkan New Normal, Kepala Daerah Wajib Libatkan IDI hingga Epidemiolog

Terapkan New Normal, Kepala Daerah Wajib Libatkan IDI hingga Epidemiolog

Nasional
Tenaga Medis dan Relawan 2,5 Bulan Berjuang Lawan Covid-19, Ketua Gugus Tugas: Terima Kasih

Tenaga Medis dan Relawan 2,5 Bulan Berjuang Lawan Covid-19, Ketua Gugus Tugas: Terima Kasih

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X