Komitmen Anies Baswedan untuk Tidak Keluar dari "Stadion"

Kompas.com - 28/07/2016, 16:50 WIB
Anies Baswedan bersama dengan para staf Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berfoto bersama pasca pengumuman KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOAnies Baswedan bersama dengan para staf Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berfoto bersama pasca pengumuman "reshuffle" kabinet, Rabu (27/7/2016). Posisi Anies diganti dengan Muhadjir Effendy.
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Anies Baswedan mengibaratkan sebuah kabinet sebagai tim sepak bola. Ada pelatih yang mengatur, ada juga pemain yang mengikutinya.

Ketika pelatih meminta seorang pemain keluar lapangan dan menggantinya dengan pemain lain, maka tidak ada pilihan lain bagi pemain selain mengikuti.

Begitulah cara Anies memandang pencopotan dirinya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan oleh Presiden Joko Widodo.

"Kalau pelatih bilang, 'Oke ini ganti dulu karena saya lagi perlu memasukkan yang ini,' ya sudah. Enggak usah hard feeling (marah). Biasa saja," ujar Anies kepada Kompas.com di kediamannya di bilangan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (28/7/2016).

Dalam hal ini, Anies tidak pernah merasa dibangkucadangkan. Menurut dia, lebih tepat jika dikatakan bahwa dia dipindahkan ke tim support.

Lantaran menganut prinsip demikian, Anies mengatakan, dirinya pun tak boleh hard feeling dicopot dari posisi menteri. Singkat kata, Anies tidak ingin "keluar stadion".

"Enggak akan. Bukan hanya keluar stadion, saya enggak akan keluar dari tim ini," ujar dia.

"Kalau saya sih gampang. Kalau kita semuanya maunya ada di arena terus, ya kan cuma 11 orang di sana. Sementara ada kepentingan-kepentingan yang harus diakomodasi, ya kita terima," lanjut Anies.

Sikap ini pun, menurut Anies, diambilnya untuk kepentingan bersama.

"Ini bukan soal 'about me'. Tapi 'about the nation', 'about the government'. Kalau kita selalu memikirkan kita sendiri, ah, jadi masalah," ujar Anies lagi.

Anies dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (27/7/2016) Presiden mengangkat Muhadjir Effendy untuk menggantikan Anies.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X