Menteri-menteri "Untouchable" yang Aman dari "Reshuffle"

Kompas.com - 28/07/2016, 10:38 WIB

Pramdia Arhando Julianto Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menghubungi produsen minyak goreng yang kehabisan stok di Toko Tani Indonesia, Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (16/6/2016).
Amran Sulaiman

Selain Rini, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjdi salah satu anggota Kabinet Kerja yang kerap digoyang menjelang reshuffle jilid II.

Amran dianggap tak mampu mengatasi ketersediaan daging saat bulan Ramadhan sampai Lebaran.

Ketersediaan daging langka di pasaran, sedangkan permintaan membeludak. Akibatnya, harga daging melonjak hingga Rp 150.000.

Bahkan setelah keran daging impor dibuka untuk swasta, harga daging tak kunjung normal.

(Baca: Menteri-menteri yang Kena Tegur Jokowi Jelang "Reshuffle")

Padahal, Jokowi sudah mewanti-wanti sejak jauh-jauh hari bahwa harga daging harus di bawah Rp 75.000 sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat luas.

Menteri Perdagangan Thomas Lembong pun digeser dari posisinya ke Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal. Posisinya digantikan oleh politisi Nasdem, Enggartiasto Lukito.

Saat mengumumkan kabinet baru kemarin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyinggung bahwa masuknya Enggar menggantikan Thomas adalah untuk menekan harga pangan yang sempat berfluktuasi harganya.

Namun, posisi Amran yang juga berkaitan dengan fluktuasi harga pangan tetap aman dan tak tersentuh.

Selanjutnya: Puan Maharani

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisIhsanuddin
EditorSabrina Asril
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X