Sri Mulyani Dinilai Bawa Angin Segar bagi Perekonomian Indonesia

Kompas.com - 27/07/2016, 20:35 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Fabian Januarius KuwadoMenteri Keuangan Sri Mulyani
Penulis Ihsanuddin
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Koordinator DPP Partai Golkar Nusron Wahid mengatakan, partainya mengapresiasi dan menyambut positif penunjukan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan.

Ia menilai Sri Mulyani, yang sudah mempunyai banyak pengalaman di dunia internasional, akan menjadi angin segar bagi perekonomian Indonesia yang sedang mengalami tantangan global.

"Dengan kapasitas beliau, seabrek pengalaman, dan juga jaringannya yang begitu luas di dunia internasional, kami meyakini beliau akan bisa membuktikan bahwa penunjukannya oleh Presiden adalah tepat dan pasti akan didukung penuh oleh rakyat," kata Nusron usai menghadiri pelantikan menteri Kabinet Kerja di Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/7/2016).

Menurut Nusron, masyarakat bisa melihat langsung bagaimana pasar begitu menyambut positif penunjukan Sri Mulyani sebagai Menkeu.

Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ini meyakini, tak lama lagi kondisi ekonomi Indonesia akan semakin baik.

Efeknya adalah meningkatnya kesejahteraan rakyat, terbukanya lapangan kerja baru, dan juga bisa menjadi solusi dalam masalah fiskal yang dihadapi Indonesia saat ini.

"Inilah saya kira kecermatan Presiden dalam melihat bagaimana menghadapi tantangan global dan siapa sosok yang tepat dipercaya membantu pemerintah berkontribusi untuk itu," ucap Nusron.

Baca tentang


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Sebut Jawa dan Bali Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

Luhut Sebut Jawa dan Bali Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

Nasional
Indonesia Dapat 20 Juta Vaksin dari UEA, Luhut Lobi Agar Dapat Tambahan 10 Juta Lagi

Indonesia Dapat 20 Juta Vaksin dari UEA, Luhut Lobi Agar Dapat Tambahan 10 Juta Lagi

Nasional
Menko Luhut dan Kemenkes Bahas Penanganan Pasien Covid-19 yang Ada di ICU

Menko Luhut dan Kemenkes Bahas Penanganan Pasien Covid-19 yang Ada di ICU

Nasional
Jika Karyawan Positif Covid-19, Ini yang Harus Dilakukan Kantor Menurut Ahli

Jika Karyawan Positif Covid-19, Ini yang Harus Dilakukan Kantor Menurut Ahli

Nasional
Perwakilan IDI Menangis Saat Doakan Para Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Perwakilan IDI Menangis Saat Doakan Para Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Nasional
Denda dari Pelanggar Protokol Kesehatan Terkumpul Hampir Rp 400 Juta dalam 4 Hari Operasi Yustisi

Denda dari Pelanggar Protokol Kesehatan Terkumpul Hampir Rp 400 Juta dalam 4 Hari Operasi Yustisi

Nasional
Kata Ahli, Orang Berusia di Atas 45 Tahun Boleh Beraktivitas di Luar Rumah, asal...

Kata Ahli, Orang Berusia di Atas 45 Tahun Boleh Beraktivitas di Luar Rumah, asal...

Nasional
Luhut Sebut 3 Bulan ke Depan Masa-masa Kritis Pengendalian Covid-19

Luhut Sebut 3 Bulan ke Depan Masa-masa Kritis Pengendalian Covid-19

Nasional
Pasien Covid-19 Meninggal Didominasi Orang Berusia 45 Tahun ke Atas, Ini Pendapat Epidemiolog

Pasien Covid-19 Meninggal Didominasi Orang Berusia 45 Tahun ke Atas, Ini Pendapat Epidemiolog

Nasional
Pemerintah Sebut PSBB Kurangi Pembentukan Klaster Penularan Covid-19

Pemerintah Sebut PSBB Kurangi Pembentukan Klaster Penularan Covid-19

Nasional
PHRI Berharap Pemerintah Kontrak Hotel Satu Gedung untuk Isolasi Pasien Covid-19

PHRI Berharap Pemerintah Kontrak Hotel Satu Gedung untuk Isolasi Pasien Covid-19

Nasional
Polisi Tangkap Tersangka yang Coba Tipu Putra Jokowi, Kaesang

Polisi Tangkap Tersangka yang Coba Tipu Putra Jokowi, Kaesang

Nasional
Ketua KPU Positif Covid-19, Wakil Ketua Komisi II: Tahapan Pilkada Tak Akan Terganggu

Ketua KPU Positif Covid-19, Wakil Ketua Komisi II: Tahapan Pilkada Tak Akan Terganggu

Nasional
Soal Kelanjutan Perppu Baru untuk Pilkada 2020, Ini Kata KPU

Soal Kelanjutan Perppu Baru untuk Pilkada 2020, Ini Kata KPU

Nasional
Satu Lagi Jajaran KPU Positif Covid-19, Perludem Dorong Pilkada 2020 Ditunda

Satu Lagi Jajaran KPU Positif Covid-19, Perludem Dorong Pilkada 2020 Ditunda

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X