"Jokowi Belum Penuhi Janji Kampanye, Golkar Terlalu Dini Dukung Pilpres 2019"

Kompas.com - 26/07/2016, 12:51 WIB
Mantan Ketua DPR Setya Novanto mengikuti Rapat Paripurna ke-15 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (18/12). Setelah resmi mudur dari jabatanya sebagai Ketua DPR, Setya Novanto mengikuti rapat paripurna sebagai anggota DPR. ANTARA/HAFIDZ MUBARAKMantan Ketua DPR Setya Novanto mengikuti Rapat Paripurna ke-15 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (18/12). Setelah resmi mudur dari jabatanya sebagai Ketua DPR, Setya Novanto mengikuti rapat paripurna sebagai anggota DPR.
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Golkar dinilai terlalu dini menyatakan dukungan terhadap Joko Widodo dalam Pemilu Presiden 2019. Pasalnya, Jokowi baru menjalani kepemimpinannya selama setengah periode.

"Karena baru setengah periode, pemenuhan terhadap janji kampanye pun belum terpenuhi," kata Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafiz dalam keterangan persnya, Selasa (26/7/2016).

Masykur menyinggung janji Jokowi saat kampanye yang ingin memastikan setiap warga negara berkecukupan dalam hal pangan, sandang, dan papan. Hal itu adalah program jangka panjang yang tidak akan selesai dalam setengah periode kepemimpinan.

"Sekarang belum saatnya memberikan penilaian dan menyatakan sikap politik karena tanggung jawab kampanye Jokowi masih panjang dan harus dipenuhi terlebih dahulu," kata Masykur.

(baca: Politisi PDI-P Curigai Dukungan Golkar ke Jokowi pada Pilpres 2019)

Menurut Masykur, tugas parpol pendukung Pemerintah adalah memastikan Nawa Cita terwujud. Bila perlu parpol pendukung Pemerintah mengkritisi program yang gagal.

"Jadi perlu ditegaskan sekali lagi belum saatnya menyatakan mengusung Jokowi karena dia masih dalam periode untuk memastikan janji politiknya terwujud," kata Masykur.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, mengatakan bahwa Partai Golkar berkomitmen mendukung Jokowi pada Pilpres 2019.

 

(Baca: Kata Setya Novanto, Golkar Siap Dukung Jokowi pada Pilpres 2019)

Menurut dia, dukungan tersebut sudah menjadi suatu niat yang diprakarsai oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tingkat I bersama DPD tingkat II di seluruh Indonesia.

"Kami akan dukung Presiden RI bapak Jokowi di 2019," ujar Novanto usai menghadiri acara Pertemuan Nasional bertajuk Tata Kelola Dana Politik di Indonesia, di gedung BPK, Jakarta, Senin (25/7/2016).

Halaman:
Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X