Pengacara Saipul Jamil Minta Penyidik KPK Usut Uang 700 Juta di Mobil Panitera

Kompas.com - 19/07/2016, 13:28 WIB
Terpidana kasus pelecehan seksual anak di bawah umur, Saipul Jamil, tiba di kantor KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan, Senin (18/7/2016). Saipul diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Rohadi terkait kasus dugaan suap meringankan vonisnya di PN Jakarta Utara. TRIBUN NEWS / HERUDINTerpidana kasus pelecehan seksual anak di bawah umur, Saipul Jamil, tiba di kantor KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan, Senin (18/7/2016). Saipul diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Rohadi terkait kasus dugaan suap meringankan vonisnya di PN Jakarta Utara.
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengacara pedangdut Saipul Jamil, Tito Hananta Kusuma, meminta penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar tidak hanya fokus pada uang Rp 250 juta yang melibatkan Syamsul, kakak Saipul Jamil.

Ia meminta dilakukan penyidikan juga terhadap uang Rp 700 juta di dalam mobil milik Rohadi, panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang juga ditangkap dalam kasus itu, pada Rabu (15/6/2016).

"Jangan sampai penyidik hanya fokus ke Saipul Jamil sehingga pemilik uang 700 juta ini menjadi lenyap," kata Tito usai pemeriksaan Saipul di KPK, Jakarta, Senin (19/7/2016).

Tito menduga uang Rp 700 juta itu terkait suatu transaksi. Namun, menurut dia, uang tersebut kemungkinan berasal dari transaksi dalam kasus lain.

"Kami memohon kepada penyidik KPK untuk mengungkap misteri apa yang ada," ucap Tito.

Tito menegaskan kembali bahwa kliennya tidak mengetahui penggunaan uang Rp 250 juta.

Menurut Tito, Saipul memberikan kuasa kepada Syamsul untuk membiayai kebutuhan sehari-hari, kebutuhan dana operasional persidangan, biaya pengacara, dan saksi ahli.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tito mengatakan ada keanehan yang terjadi. Apalagi, ia melanjutkan, panitera yang tertangkap, yaitu Rohadi, bukanlah panitera dalam persidangan Saipul.

"Sehingga harus dibuktikan apakah ini perkara suap atau jangan-jangan ini perkara penipuan. Panitera perkara Saipul sendiri dibebaskan oleh KPK," kata Tito.

"Dan yang aneh uang diberikan setelah putusan. Biasanya yang sering terjadi yang diberikan sebelum putusan," ujarnya.

Kompas TV Suap Panitera, Saipul Jamil Diperiksa KPK
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Level 2-3 Luar Jawa-Bali, Pengunjung Mal Masih Dibatasi

PPKM Level 2-3 Luar Jawa-Bali, Pengunjung Mal Masih Dibatasi

Nasional
PPKM Level 3 Luar Jawa-Bali: Penumpang Transportasi Umum Maksimal 70 Persen

PPKM Level 3 Luar Jawa-Bali: Penumpang Transportasi Umum Maksimal 70 Persen

Nasional
PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Aturan Makan di Kafe-Resto

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Aturan Makan di Kafe-Resto

Nasional
PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Pembelajaran Tatap Muka Masih Terbatas

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Pembelajaran Tatap Muka Masih Terbatas

Nasional
Acara Sosial Budaya Dibatasi Maksimal 50 Orang Saat Nataru

Acara Sosial Budaya Dibatasi Maksimal 50 Orang Saat Nataru

Nasional
Selama Nataru, Orang Belum Divaksinasi Covid-19 Dilarang Bepergian Jarak Jauh

Selama Nataru, Orang Belum Divaksinasi Covid-19 Dilarang Bepergian Jarak Jauh

Nasional
PPKM Luar Jawa-Bali: Pintu Masuk Kedatangan Internasional Jalur Udara, Laut dan Darat Dibatasi

PPKM Luar Jawa-Bali: Pintu Masuk Kedatangan Internasional Jalur Udara, Laut dan Darat Dibatasi

Nasional
Batal Terapkan PPKM Level 3 Saat Nataru, Ini Pertimbangan Pemerintah

Batal Terapkan PPKM Level 3 Saat Nataru, Ini Pertimbangan Pemerintah

Nasional
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Luhut: Ada Revisi Inmendagri dan SE

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Luhut: Ada Revisi Inmendagri dan SE

Nasional
Sidang Perdana Azis Syamsuddin: Didakwa Suap, Diingatkan Tak Dekati Hakim

Sidang Perdana Azis Syamsuddin: Didakwa Suap, Diingatkan Tak Dekati Hakim

Nasional
Hillary Lasut Akui Kirim Surat Batalkan Permohonan Ajudan dari TNI

Hillary Lasut Akui Kirim Surat Batalkan Permohonan Ajudan dari TNI

Nasional
Aturan PPKM Level 3 Nataru Batal, Ini yang Bakal Diterapkan

Aturan PPKM Level 3 Nataru Batal, Ini yang Bakal Diterapkan

Nasional
PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Daerah Berstatus Level 1

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Daerah Berstatus Level 1

Nasional
Pengacara Nilai Tuntutan Hukuman Mati untuk Heru Hidayat Berlebihan

Pengacara Nilai Tuntutan Hukuman Mati untuk Heru Hidayat Berlebihan

Nasional
[POPULER NASIONAL] Situasi Covid-19 Terbaru Jelang Berakhirnya PPKM Luar Jawa-Bali | Survei Indikator tentang 5 Menteri Jokowi dengan Kinerja Terbaik

[POPULER NASIONAL] Situasi Covid-19 Terbaru Jelang Berakhirnya PPKM Luar Jawa-Bali | Survei Indikator tentang 5 Menteri Jokowi dengan Kinerja Terbaik

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.