Kompas.com - 13/07/2016, 13:21 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini
EditorWisnubrata

Akhirnya beberapa upaya yang telah dilakukan, baik oleh pemerintah Indonesia sendiri maupun yang dikerjakan bersama dengan pihak Malaysia, terlihat masih belum menghasilkan sesuatu pencapaian yang memuaskan bagi kedua pihak.

Pada bulan Maret tahun 2016 yang lalu, Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Marsekal Purnawirawan Herman Prayitno, bersama dengan Rombongan Felda Global Ventures , BUMN Malaysia yang membidangi kelapa sawit berkesempatan bertandang ke NTB.  

Herman Prayitno sebagai penggagas utama dari kunjungan  ini mengatakan bahwa tujuan lawatan adalah untuk mempererat hubungan antara Indonesia dengan Malaysia melalui silaturahmi antara pihak perusahaan tenaga kerja Malaysia dengan keluarga pekerja di NTB, serta masyarakat setempat. 

Acara silaturahmi itu juga dirangkai dengan kegiatan penyerahan zakat dari Felda Global Ventures kepada 3 pondok pesantren di Lombok.  Di samping itu dilakukan pula penyerahan santunan kepada 18 keluarga TKI NTB yang bekerja di Malaysia sekaligus penyerahan asuransi kematian luar negeri untuk para keluarga  besar TKI.

Seperti diketahui bersama bahwa NTB adalah salah satu pemasok TKI yang bekerja di Malaysia.  Kesempatan tersebut digunakan oleh Dubes Herman Prayitno beserta rombongan untuk juga bersilaturahmi dengan Gubernur NTB TGH Zainul Majdi dan keluarga Tenaga Kerja Indonesia asal NTB yang bekerja di Malaysia bertempat di Gedung Graha Bakti Praja Kantor Gubernuran NTB.  

Sebuah momentum yang sangat bersahabat dan manusiawi yang menjadi bagian utuh dari upaya mencari solusi terbaik dari keberadaan TKI di Malaysia.

Pada kesempatan itu, Gubernur sangat berharap warga NTB yang bekerja di Malaysia dibina sebaik-baiknya, diberi haknya dan diperlakukan seperti keluarga sendiri.  

Harapan-harapan tersebut dilontarkan Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH Dr. TGH. M Zainul Majdi terutama kepada Duta Besar Malaysia untuk RI Dato Seri Zahrain Mohammed Hasyim dan juga Chief Executive Officer and President Felda Global Venture, Dato Moh Emir Mavani Abdullah langsung di hadapan para keluarga tenaga kerja Indonesia yang hadir pada silaturahmi tersebut.  

Gubernnur mengatakan, “Saudara-saudara kita yang bekerja di Malaysia sangat berkontribusi dalam pengembangan ekonomi, baik di Malaysia maupun Indonesia sendiri. Kontribusi ini adalah salah satu contoh yang baik dalam membangun hubungan Indonesia- Malaysia sebagai dua Negara bertetangga”.

Lebih lanjut Gubernur menyampaikan bahwa kunjungan dan silaturahmi ini merupakan salah satu simbol dan ikhtiar dari kedua negara, sebagai peluang dan kesempatan untuk berkolaborasi, bekerjasama, dan saling mengisi. 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.