Hasil Tes DNA Pastikan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polresta Solo adalah Nur Rohman

Kompas.com - 11/07/2016, 16:59 WIB
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara seusai serangan bom bunuh diri di Mapolresta Solo, Jalan Adisucipto, Solo, Jawa Tengah,  Selasa (5/7/2016). Satu orang pelaku pengeboman tewas dan satu orang petugas kepolisian mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOPetugas melakukan olah tempat kejadian perkara seusai serangan bom bunuh diri di Mapolresta Solo, Jalan Adisucipto, Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/7/2016). Satu orang pelaku pengeboman tewas dan satu orang petugas kepolisian mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut.
EditorSabrina Asril

SOLO, KOMPAS.com — Kepolisian Daerah Jawa Tengah mengatakan, hasil tes DNA (Deoxyribonucleic acid) memastikan bahwa pelaku bom bunuh diri di depan Mapolresta Surakarta beberapa waktu lalu adalah Nur Rohman (31).

"Pelaku Nur Rohman, hasil tes DNA identik (sama) dengan anak kandungnya sehingga sekitar 99 persen benar," kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono di Mapolresta Surakarta, Senin (11/7/2016).

Condro Kirono mengatakan, dari olah tempat kejadian perkara (TKP), teridentifikasi pelaku sesuai dengan daftar pencarian orang (DPO) terorisme jaringan Bekasi atas nama Nur Rohman alias Wiknyo Wiyono, warga RT 01 RW 12 Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo.

"Sidik jari pelaku sudah sesuai, dan hal ini juga diakui oleh istrinya, yakni Siti Aminah, di mana pelaku adalah suaminya," ujar Kapolda.

(Baca: Kapolri: Nur Rohman Diduga Pelaku Tunggal, Berasal dari Kelompok JADKN)

Berdasarkan penyelidikan di TKP dan pemeriksaan terhadap 26 saksi, diketahui rangkaian bom yang digunakan pelaku terbuat dari rice cooker yang diisi bahan peledak low explosive. Komponen rakitan bahan kimia yang dicampur sudah teridentifikasi semuanya.

"Bahan ini akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Meskipun pelaku bom bunuh diri sudah meninggal dunia dan kasus dihentikan, jaringan tetap terus dilakukan pengejaran oleh tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri," tutur Kapolda.

Nur Rohman masuk dalam DPO atau buron dalam kasus terorisme di Bekasi, Desember 2015. Polisi berhasil menangkap tujuh orang. Namun, Nur Rohman melarikan diri dan akhirnya melakukan peledakan di Mapolresta Surakarta.

(Baca: Polri Geledah Rumah Nur Rohman, Tersangka Pelaku Bom Bunuh Diri di Solo)

"Kami imbau masyarakat jika melihat langsung hal-hal yang mencurigakan atau pernah ingat melihat wajah pelaku bom bunuh diri ini bisa diinformasikan kepada polisi," katanya.

Menyinggung soal pasca-pengeboman di Mapolresta Surakarta, Kapolda mengatakan minta masyarakat tetap tenang dan waspada, terutama di kawasan banyak aktivitas masyarakat. Pihaknya bersama TNI terus melakukan unsur-unsur pencegahan di obyek-obyek vital dan pusat keramaian.

Kapolda mengatakan hari ini juga jenazah Nur Rohman diserahkan kepada keluarganya di RS Bhayangkara Semarang.

"Kami, Senin ini, sedang menunggu kedatangan perwakilan keluarga pelaku bom bunuh diri untuk serah terima jenazah untuk dimakamkan. Jenazahnya akan segera dimakamkan oleh pihak keluarga pelaku di daerah Polokarto, Sukoharjo," kata dia.

Kompas TV Ini Rekaman Nur Rohman Bersumpah Setia Kepada ISIS
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PDI-P Nilai Penunjukan Maruli sebagai Pangkostrad Berdasarkan Pertimbangan yang Matang

PDI-P Nilai Penunjukan Maruli sebagai Pangkostrad Berdasarkan Pertimbangan yang Matang

Nasional
Korupsi di Lembaga Peradilan, Pukat UGM: Karena Keserakahan

Korupsi di Lembaga Peradilan, Pukat UGM: Karena Keserakahan

Nasional
Suharso Monoarfa Minta Kadernya Pakai Teknologi Dekati Pemilih Muda

Suharso Monoarfa Minta Kadernya Pakai Teknologi Dekati Pemilih Muda

Nasional
Jakarta, Jabar, Banten, Jatim, Bali Sumbang Kasus Covid-19 Harian Terbanyak

Jakarta, Jabar, Banten, Jatim, Bali Sumbang Kasus Covid-19 Harian Terbanyak

Nasional
UPDATE: Tambah 281.161 Total Spesimen Covid-19, Positivity Rate 1,65 Persen

UPDATE: Tambah 281.161 Total Spesimen Covid-19, Positivity Rate 1,65 Persen

Nasional
UPDATE 22 Januari 2022: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 59,43 Persen dari Target

UPDATE 22 Januari 2022: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 59,43 Persen dari Target

Nasional
Temui Warga Tergusur di Tanjung Priok, Giring Singgung Proyek Firaun

Temui Warga Tergusur di Tanjung Priok, Giring Singgung Proyek Firaun

Nasional
Tingginya Penambahan Covid-19 dalam 3 Hari, Terbaru 3.205 Kasus

Tingginya Penambahan Covid-19 dalam 3 Hari, Terbaru 3.205 Kasus

Nasional
Kemenkes: Dua Pasien Omicron yang Meninggal Dunia Punya Komorbid

Kemenkes: Dua Pasien Omicron yang Meninggal Dunia Punya Komorbid

Nasional
BREAKING NEWS: 2 Pasien Covid-19 Varian Omicron Meninggal Dunia

BREAKING NEWS: 2 Pasien Covid-19 Varian Omicron Meninggal Dunia

Nasional
UPDATE: 16.692 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE: 16.692 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Duduk Perkara Dugaan Suap dari Istri Bandar Narkoba yang Sebabkan Kapolrestabes Medan Dicopot

Duduk Perkara Dugaan Suap dari Istri Bandar Narkoba yang Sebabkan Kapolrestabes Medan Dicopot

Nasional
Rekor Lagi, 3.205 Kasus Baru Covid-19 Dalam Sehari, Jakarta Tertinggi

Rekor Lagi, 3.205 Kasus Baru Covid-19 Dalam Sehari, Jakarta Tertinggi

Nasional
Jokowi: Saat Pandemi Terlihat Kita Tidak Siap, Keduluan Penyakitnya

Jokowi: Saat Pandemi Terlihat Kita Tidak Siap, Keduluan Penyakitnya

Nasional
UPDATE 22 Januari 2022: Ada 7.612 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 22 Januari 2022: Ada 7.612 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.