Kompas.com - 07/07/2016, 23:02 WIB
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik memimpin rapat koordinasi persiapan pilkada tahun 2017 di daerah otonom khusus, di kantor KPU, Jakarta, Selasa (19/4/2016). TRIBUNNEWS / HERUDINKetua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik memimpin rapat koordinasi persiapan pilkada tahun 2017 di daerah otonom khusus, di kantor KPU, Jakarta, Selasa (19/4/2016).
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Viva Yoga Mauladi, tidak menyangka bahwa Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta, Kamis (7/7/2016) malam.

Viva mengatakan, pada pertemuan terakhirnya dengan Husni dalam acara buka puasa bersama di kediaman Menteri Tata Ruang dan Agraria Ferry Mursyidan Baldan beberapa waktu lalu, Husni mengatakan bahwa ia cukup sekali menjabat sebagai Ketua KPU.

Dalam pertemuan itu, Viva sempat menyemangati Husni agar tidak cepat-cepat pensiun dari KPU, akan tetapi Husni enggan mengiyakan.

"Saya bilang ke beliau, 'Ayo, Bang Husni, kita running lagi, semangat di KPU.' Dia selalu menolak, bilangnya mau istirahat, cukup sekali saja jadi Ketua. Tidak nyangka itu ucapan terakhirnya," ujar Viva kepada Tribunnews, Kamis malam.

Menurut Viva, Husni merupakan sosok yang dialogis, komunikatif, dan obyektif. Karena itu Viva mengaku merasa kehilangan sosok seperti Husni.

Husni meninggal dunia setelah dirawat di RSPP sejak Kamis pagi. Menurut Viva, Husni sempat mengeluh sesak napas dan ingin ke RS untuk kontrol.

Husni dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 21.00. Malam ini jenazahnya dibawa ke rumah duka di Pejaten, Jakarta Selatan, dan akan disemayamkan di Kantor KPU pada Jumat besok.

Husni bergabung dengan KPU pusat dan dilantik pada 12 April 2012. Sebelumnya, ia pernah menjadi anggota KPU Sumatera Barat selama dua periode sejak 2003.

(Baca Presiden Lantik Anggota KPU dan Bawaslu)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi: Mobilitas Warga di Tempat Wisata Tinggi Sekali Selama Lebaran

Jokowi: Mobilitas Warga di Tempat Wisata Tinggi Sekali Selama Lebaran

Nasional
Okupansi Hotel di 4 Provinsi Naik 43 hingga 80 Persen, Jokowi Singgung 'Gas dan Rem'

Okupansi Hotel di 4 Provinsi Naik 43 hingga 80 Persen, Jokowi Singgung "Gas dan Rem"

Nasional
Vaksinasi Covid-19 Tahap 3 Akan Dimulai di 4 Kota Besar, Jakarta Jadi Pilot Project

Vaksinasi Covid-19 Tahap 3 Akan Dimulai di 4 Kota Besar, Jakarta Jadi Pilot Project

Nasional
Jokowi Minta Pemda Tekan Keterisian RS Rujukan Covid-19 hingga di Bawah 50 Persen

Jokowi Minta Pemda Tekan Keterisian RS Rujukan Covid-19 hingga di Bawah 50 Persen

Nasional
Covid-19 Melonjak di Negara Tetangga, Jokowi: Hati-hati Pandemi Gelombang Kedua

Covid-19 Melonjak di Negara Tetangga, Jokowi: Hati-hati Pandemi Gelombang Kedua

Nasional
Polri Masih Perbaiki Berkas Perkara Unlawful Killing Laskar FPI

Polri Masih Perbaiki Berkas Perkara Unlawful Killing Laskar FPI

Nasional
Tingkatkan Akurasi Data Penyaluran Bansos, Kemensos Manfaatkan Sistem Digital

Tingkatkan Akurasi Data Penyaluran Bansos, Kemensos Manfaatkan Sistem Digital

Nasional
Jokowi: Hati-hati, Kasus Aktif Covid-19 Meningkat di 15 Provinsi

Jokowi: Hati-hati, Kasus Aktif Covid-19 Meningkat di 15 Provinsi

Nasional
Kuasa Hukum RJ Lino Minta Majelis Hakim Nyatakan Penyidikan yang Dilakukan KPK Tidak Sah

Kuasa Hukum RJ Lino Minta Majelis Hakim Nyatakan Penyidikan yang Dilakukan KPK Tidak Sah

Nasional
Jokowi: Jumlah Warga yang Nekat Mudik Ternyata Masih Banyak, 1,5 Juta

Jokowi: Jumlah Warga yang Nekat Mudik Ternyata Masih Banyak, 1,5 Juta

Nasional
Jokowi Akui Tracing dan Treatment dalam Penanganan Covid-19 Lemah

Jokowi Akui Tracing dan Treatment dalam Penanganan Covid-19 Lemah

Nasional
Jokowi: Semakin Banyak Testing Covid-19 Semakin Baik

Jokowi: Semakin Banyak Testing Covid-19 Semakin Baik

Nasional
Vaksin Covid-19 Novavax dan Pfizer Tiba Juni-Juli untuk Program Vaksinasi Pemerintah

Vaksin Covid-19 Novavax dan Pfizer Tiba Juni-Juli untuk Program Vaksinasi Pemerintah

Nasional
3 Laporan Terkait Azis Syamsuddin Sudah Lengkap, MKD DPR RI Akan Panggil Pelapor

3 Laporan Terkait Azis Syamsuddin Sudah Lengkap, MKD DPR RI Akan Panggil Pelapor

Nasional
Jokowi ke Kepala Daerah Se-Indonesia: Hati-hati Pasca-Lebaran

Jokowi ke Kepala Daerah Se-Indonesia: Hati-hati Pasca-Lebaran

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X