Soal 12 Orang Meninggal akibat Kemacetan di Jalan Tol, Ini Kata Jonan

Kompas.com - 06/07/2016, 17:48 WIB
Kristianto Purnomo/Kompas.com Kendaraan mengular 18 kilometer di Tol Pejagan-Pemalang ruas Pejagan Brebes Timur, Jumat (1/7/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menanggapi pemberitaan soal kemacetan di Tol Brebes Timur yang mengakibatkan 12 orang meninggal dunia.

"Kalau ada yang mengutip meninggal karena macet, kok saya baru tahu seumur hidup saya ada yang begitu?" ujar Jonan saat ditemui di Istana Wakil Presiden, Rabu (6/7/2016).

Seandainya kabar tersebut memang benar, Jonan tidak yakin penyebabnya adalah kemacetan luar biasa yang terjadi di Tol Pejagan-Pemalang tersebut.

Jonan yakin faktor penyakit yang mereka idap menjadi penyebab utama.

"Kalau tidak mengidap penyakit sebelumnya, saya kira enggak akan meninggal. Masa kemacetan bisa menimbulkan orang meninggal," tambah Jonan.

Jonan juga mengomentari pernyataan-pernyataan yang turut mengiringi pemberitaan tersebut, antara lain menyebut dehidrasi sebagai salah satu penyebab meninggalnya ke-12 orang itu.

"Ada yang bilang macet 12 jam sehingga dehidrasi akhirnya meninggal. Lah kalau puasa berapa jam? Lebih dari 12 jam saya kira, buktinya enggak apa-apa. Apalagi ini cuma duduk-duduk saja," ujar Jonan.

Soal kemacetan di Brebes Timur sendiri, Jonan mengatakan, penyebabnya adalah kondisi psikologis pemudik yang semuanya ingin mencoba tol baru.

"Ini karena kebanyakan mobil, volume kendaraan. Kan orang ingin mencoba jalan tol baru yang panjang sekali. Itu saja (penyebabnya)," ujar Jonan.


EditorErvan Hardoko

Close Ads X