Kompas.com - 30/06/2016, 10:01 WIB
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Badan Reserse Kriminal Polri akan menggelar pra rekonstruksi kasus vaksin palsu di tempat praktik seorang bidan bernama Manogu Elly Novita, Kamis (30/6/2016).

Menurut Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya, Elly merupakan distributor sekaligus pengguna vaksin palsu untuk anak-anak yang ia tangani di tempat praktik.

"Pra rekonstruksi dan penanganan tindak lanjut bayi yang terpapar vaksin palsu di bidan Manogi Elly Novita," ujar Agung melalui pesan singkat.

Tempat praktik Elly berlokasi di Jalan Centex Raya RT 05 RW 11 Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Rencananya, pra rekonstruksi akan digelar pada pukul 13.00 WIB.

(baca: Jokowi: Vaksin Palsu Kejahatan Luar Biasa)

Sebelumnya, Bareskrim Polri berencana menggelar pra rekonstruksi di kediaman pasangan Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina di Perumahan Kemang Pratama Regency, Jalan Kumala 2 M29, RT 09/05, Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Namun, dengan sejumlah pertimbangan, pra rekonstruksi tersebut ditunda ke lain hari.

Distribusi vaksin palsu beredar di sekitaran Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Semarang, Banten, Medan, Aceh, dan Padang.

(baca: Bareskrim Sudah Periksa Tiga Saksi dari Rumah Sakit Pengguna Vaksin Palsu)

Sementara itu, fasilitas kesehatan yang baru diketahui berlangganan vaksin palsu, yakni empat rumah sakit di Bekasi, dua klinik, dua apotek, dan satu toko obat.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.