Kompas.com - 29/06/2016, 15:52 WIB
Presiden Joko Widodo memberi sambutan saat meresmkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas di Lhokseumawe, Aceh, Kamis (2/6/2016). KOMPAS.com/ MASRIADI SAMBOPresiden Joko Widodo memberi sambutan saat meresmkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas di Lhokseumawe, Aceh, Kamis (2/6/2016).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menginstruksikan kementerian terkait atau pemerintah daerah mempersiapkan pembangunan industri perikanan di Indonesia.

Jokowi meyakini, peluang keberhasilan dari sektor tersebut sangat besar.

"Saya yakin sebentar lagi akan datang investasi, entah kerja sama swasta dengan swasta atau swasta dengan BUMN yang ingin membangun ini. Karena memang peluangnya sangat besar sekali," ujar Jokowi, dalam pengarahan peserta Rakornas Satgas Pemberantasan Penangkapan Ikan Ilegal, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (29/6/2016).

Konkretnya, pemerintah daerah dan kementerian terkait diminta untuk membangun sektor infrastruktur yang mendukung industri perikanan.

Infrastruktur itu mulai dari jalan, pelabuhan, ketersediaan listrik hingga kelayakan pasar.

Jokowi menambahkan, permintaan dunia akan produk ikan atau bentuk olahannya sangat tinggi.

"Inilah peluang yang harus segera diambil. Oleh sebba itu, kita jangan hanya sekadar menjaga laut, tapi juga bisa memanfaatkan sumber daya laut untuk kesejahteraan bersama," ujar Jokowi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan industri perikanan yang modern, Jokowi yakin akan membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan taraf hidup yang ujung-ujungnya meningkatkan kesejahteraan.

Pembangunan industri perikanan di Indonesia, lanjut Jokowi, wajib dimulai.

Hal tersebut seiring dengan peningkatan stok ikan laut skala nasional lantaran gencarnya 'perang' terhadap kapal-kapal asing pencuri ikan.

"Ini harus dimanfaatkan betul sehingga perencanaan yang baik, persiapan yang baik dalam rangka membangun industri perikanan, harus disiapkan betul sehingga meningkatkan kesejahteraan nelayan, memenuhi konsumsi ikan dan mendatangkan devisa," ujar Jokowi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.