Jokowi Akui Swasembada Daging Sapi di Indonesia Masih 10 Tahun Mendatang

Kompas.com - 21/06/2016, 15:33 WIB
Presiden Joko Widodo saat meninjau feedloter di Desa Rabak, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/6/2016). Fabian Januarius KuwadoPresiden Joko Widodo saat meninjau feedloter di Desa Rabak, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/6/2016).
|
EditorBayu Galih

BOGOR, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo memprediksi swasembada daging sapi di Indonesia masih jauh. Menurut Jokowi, Indonesia baru akan memasuki swasembada daging sapi hingga sepuluh tahun mendatang.

"Dari hitung-hitungan yang kami lakukan, itu (swasembada daging sapi) akan dimulai sembilan atau sepuluh tahun," ujar Jokowi usai meninjau feedlotter milik PT KAR di Desa Rabak, Kecamatan Rumpin, Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/6/2016).

Pemerintah telah memiliki tujuh lokasi untuk pengembangbiakan sekaligus penggemukan sapi potong. Seluruh tempat itu di bawah naungan Kementerian Pertanian dan Peternakan dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Ketujuh tempat tersebut bekerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Pemerintah juga akan bekerja sama dengan Spanyol dan Brazil dalam hal teknologi pengembangbiakan sekaligus penggemukkan sapi potong.

Namun, tempat tersebut ibarat baru langkah awal menuju swasembada daging sapi. Jokowi ingin berkomitmen dan konsisten untuk mengembangkan tempat-tempat serupa.

"Cara ini harus dengan konsentrasi tinggi dan terus menerus sehingga dari semua potensi itu sangat memungkinkan kita bisa. Tapi juga harus konsisten dalam waktu sembilan atau sepuluh tahun," ujar dia.

Sampai ke swasembada daging sapi, Jokowi pun memastikan bahwa Indonesia akan tetap melakukan impor.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X