Kompas.com - 20/06/2016, 19:40 WIB
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (20/6/2016) Nabilla TashandraKetua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (20/6/2016)
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com -  Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie membantah isu yang menyebut dirinya tak setuju apabila Golkar mendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2017. 

Aburizal menambahkan, ada proses yang harus dilalui sebelum memastikan dukungan kepada seorang calon kepala daerah. Jika DPD sudah memutuskan, selanjutnya dikaji DPP. Di DPP putusan DPD ini digodok tim pemenangan, kemudian dibicarakan bersama dengan Dewan Pembina.

(Baca: Aburizal Bakrie Sebut DPP Golkar Belum Pasti Dukung Ahok)

"Orang itu suka menafsirkan sesuatu yang salah. Saya katakan penuhilah suatu prosesnya. Bukan setuju tidak setuju," kata Aburizal di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (20/6/2016).

"Kalau (menentukan) presiden, wakil presiden, menteri, itu wajib dilaksanakan (keputusan Wanbin). Kalau kepala daerah tidak. Tapi dibicarakan dan diputuskan bersama," sambung dia.

Setelah terpilih sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2016-2019 dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa di Bali, Selasa (17/5/2016), Setya Novanto langsung menyiratkan dukungannya kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta.

Meski hanya menyampaikan dukungan secara tersirat, sikap Novanto langsung disambut cepat oleh internal partai berlambang pohon beringin. Tepatnya, pada Selasa (14/6/2016), Dewan Pimpinan Daerah Golkar DKI secara resmi mendeklarasikan dukungannya kepada Ahok.

Plt Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Yorrys Raweyai bahkan menyatakan dukungan tersebut merupakan keputusan DPP Partai Golkar. "Tinggal disosialisasikan melalui Musda nantinya di DKI pada 19 Juni yang akan datang," kata Yorrys.

(Baca: Dukungan untuk Ahok, Bayang-bayang Aburizal, dan "Taring" Kepemimpinan Novanto)

Namun, Aburizal Bakrie disebut belum setuju dengan keputusan partainya untuk mendukung Ahok. Berbeda dengan pernyataan Yorrys, Aburizal menegaskan bahwa dukungan terhadap Ahok baru datang dari DPD Golkar DKI, belum dibahas di tingkat DPP dan Dewan Pembina.

"Belum ada. Kan di dalam struktur yang baru itu, mesti diusulkan DKI, diputuskan DPP. Antara DPP dan Ketua Dewan Pembina berkoordinasi," kata Aburizal di Jakarta, Rabu (15/6/2016).

Kompas TV Ada Golkar, Ahok Tetap Ber-"Teman Ahok"?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.