Kompas.com - 20/06/2016, 10:50 WIB
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi PDI Perjuangan Junimart Girsang meminta seluruh pihak menunggu hasil penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait adanya dugaan aliran dana Rp 30 miliar ke Teman Ahok dari perusahaan pengembang reklamasi di Pantai Utara, Jakarta.

Setelah melontarkan tuduhan, Junimart menolak membeberkan sumber informasi aliran dana tersebut. Ia kini menyerahkan tuduhannya itu kepada KPK untuk mengusutnya.

"KPK lebih punya bukti tentang ini," ujar Junimart di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/6/2016).

(baca: ICW: Junimart Jangan Gosip!)

Junimart mengklaim, Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarief telah membenarkan bahwa mereka sudah mengetahui informasi tersebut dan tengah melakukan penyelidikan.

Wakil Ketua KPK lainnya, Basaria Panjaitan pun mengatakan, sudah memeriksa beberapa orang terkait aliran dana tersebut.

Sementara Ketua KPK, Agus Rahardjo sendiri telah mengatakan KPK akan segera mengeluarkan surat perintah penyelidikan.

(baca: Junimart Harus Buktikan Tudingannya soal Aliran Dana Rp 30 M untuk "Teman Ahok")

"Kita tunggu saja KPK bergerak. Tidak perlu ada yang kebakaran jenggot," tutur Anggota Komisi III DPR itu.

Sebelumnya Junimart menyebut, ada aliran dana sebesar Rp 30 miliar yang mengalir ke Teman Ahok dari perusahaan pengembang reklamasi di Pantai Utara, Jakarta.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.