Kompas.com - 18/06/2016, 18:28 WIB
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com — Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Hendri menyarankan agar anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Junimart Girsang, menunjukkan bukti soal tuduhan aliran dana sebesar Rp 30 miliar yang mengalir ke "Teman Ahok" dari perusahaan pengembang reklamasi di Pantai Utara, Jakarta.

"Pak Junimart itu tolong dibuka saja, jangan jadi gosip seperti itu," ujar Febri saat ditemui di Cikini, Jakarta, Sabtu (18/6/2016).

Menurut Febri, dugaan aliran uang tersebut tidak dapat dikritik. Sebab, hal tersebut baru tudingan, tanpa ada kejelasan yang pasti.

"Kalau ada bukti transfer, rekening koran dapat dari bank, ya boleh. Sejauh itu belum ada, kami belum bisa komentar," kata Febri.

(Baca: Junimart: Kami Dapat Info, Ada Dana Rp 30 Miliar dari Pengembang Reklamasi untuk "Teman Ahok")

Tuduhan tersebut disampaikan Junimart dalam rapat kerja Komisi III dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di ruang rapat Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/6/2016).

"Kami dapat info ada dana pengembang reklamasi sebesar Rp 30 miliar untuk Teman Ahok. Dana tersebut disalurkan lewat Sunny dan Cyrus," kata Junimart di ruang rapat Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu siang.

"Salah satu orangnya Cyrus. Kan dipecat. Kami bilang ke KPK biar ini berkembang," lanjut dia.

Junimart mengaku memiliki dokumen terkait informasi tersebut. Namun, ia enggan menyebutkan dari mana informasi tersebut didapatkannya.

(Baca: KPK Selidiki Aliran Dana Rp 30 M dari Pengembang Reklamasi ke "Teman Ahok")

Saat dikonfirmasi terkait pemberian uang bagi Teman Ahok, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan telah mendengar dugaan tersebut.

Menurut dia, KPK akan menyelidiki kebenaran informasi tersebut. Sementara itu, tuduhan tersebut telah dibantah oleh salah satu nama yang disebutkan Junimart, yakni staf Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Sunny Tanuwidjaja.

Ia mengaku tidak mengetahui soal adanya pemberian dana dari perusahaan pengembang yang ikut dalam proyek reklamasi terhadap Teman Ahok.

Kompas TV Sudah 950 Ribu KTP Yang Dikumpulkan Teman Ahok
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.