Kompas.com - 14/06/2016, 11:27 WIB
Kepala Bagian Humas BNN Kombes Pol Slamet Pribadi. Selasa (13/10/2015) Kompas.com/Robertus BelarminusKepala Bagian Humas BNN Kombes Pol Slamet Pribadi. Selasa (13/10/2015)
EditorBayu Galih

KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) akan membentuk tim evaluasi new psychoactive substances (NPS) guna mencegah masuknya narkotika jenis baru.

"BNN mencatat terdapat 44 narkotika jenis baru atau new psychoactive substances yang kini beredar di Indonesia," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) BNN Kombes Pol Slamet Pribadi di Jakarta, Selasa (14/6/2016).

Bahkan di dunia, menurut Slamet, UNODC mencatat terdapat 643 NPS beredar di masyarakat.

"Menyikapi hal tersebut, BNN terus mendesak agar NPS yang beredar di Indonesia dapat dimasukkan ke dalam daftar undang-undang narkotika agar tidak semakin disalahgunakan," ucapnya.

Sebelumnya Kementerian Kesehatan telah menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 13 tahun 2014 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika. Dalam Permenkes tersebut, 18 jenis NPS telah masuk ke dalam daftar golongan Narkotika.

"Awal bulan lalu, dilakukan pertemuan yang membahas tentang tindak lanjut dari 26 NPS lainnya yang belum masuk ke dalam daftar golongan Narkotika. Pertemuan tersebut dihadiri oleh BNN, Polri, Kementerian Kesehatan, serta para akademisi dan praktisi di bidang kesehatan dan ahli kimia," kata Slamet.

Hasil dari pertemuan tersebut, akan dibentuk tim evaluasi yang nantinya akan melakukan pengamatan terhadap tren NPS di pasar Narkotika dunia, baik yang telah masuk ke Indonesia maupun yang mungkin akan masuk ke Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pertemuan akan kembali dilakukan akhir Juni mendatang untuk membahas lebih lanjut tentang pembentukan tim evaluasi yang nantinya akan berada di bawah koordinasi Kementerian Kesehatan RI," kata Slamet. (Susylo Asmalyah/ant)

Kompas TV Sabu Jadi Menu Sahur 4 Orang Ini
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.