Siti Nurbaya Enggan Komentari "Reshuffle" Kabinet

Kompas.com - 09/06/2016, 22:31 WIB
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (kiri) dan Menteri Kehutan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya dalam acara buka bersama di Kantor DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta, Selasa (7/6/2016) KOMPAS.com/Nabilla TashandraMenteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (kiri) dan Menteri Kehutan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya dalam acara buka bersama di Kantor DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta, Selasa (7/6/2016)
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya enggan mengomentari wacana reshuffle kabinet yang belakangan ini kembali dimunculkan oleh Presiden Joko Widodo.

Jokowi teringat rencana reshuffle kabinet saat menghadiri Haul Ketiga Almarhum Taufiq Kiemas, di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/6/2016) malam.

"Jangan aku lah. Masa reshuffle nanyain aku. Tuh tanyain anggota DPR," kata Siti usai menghadiri buka puasa bersama di kantor DPP Nasdem, Jakarta, Kamis (9/6/2016).

Enggan ditanya lebih jauh, Siti pun menolak diwawancara dan menjauhkan alat perekam wartawan.

"Tidak tahu. Saya tidak mau komentar. Enggak enggak enggak, jangan ah," ucap Siti.

(Baca: Jokowi: Ah, Saya Jadi Ingat "Reshuffle" Kabinet...)

Sebelumnya, Jokowi teringat rencana reshuffle kabinet saat Ketua Umum Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj menyampaikan tausiah. Saat itu, Jokowi belum datang.

Ketika Jokowi datang, Aqil pun langsung menyambutnya dengan gurauan. Ia menyinggung, tak ada kader NU yang ditunjuk Jokowi sebagai menteri.

Menurut Aqil, Jokowi lebih memilih kader PKB untuk menjabat sebagai menteri. Pernyataan Aqil ini sontak disambut tawa, termasuk oleh Jokowi dan sejumlah menteri Kabinet Kerja yang juga hadir dalam acara itu.

(Baca: Ini Kata Cak Imin soal Kelakar Jokowi tentang "Reshuffle")

Tak mau ketinggalan, saat diberi kesempatan menyampaikan sambutan, Jokowi menanggapi pernyataan Aqil. Ia mengaku langsung menghitung menteri di kabinetnya yang berasal dari NU setelah mendengar pernyataan Aqil.

"Diam-diam saya hitung tadi, ada enam orang (menteri berasal dari kader NU). Jadi, ya ada," ujar Jokowi.

Topik soal menteri ini membuat Jokowi langsung teringat dengan isu perombakan yang berkembang belakangan ini.

"Ah, saya jadi ingat reshuffle kalau seperti ini," ujar Jokowi.

Kompas TV Golkar & PAN Merapat, Kabinet Dirombak?

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jubir Luruskan Pernyataan Luhut agar Pemeriksaan Edhy Prabowo Tak Berlebihan

Jubir Luruskan Pernyataan Luhut agar Pemeriksaan Edhy Prabowo Tak Berlebihan

Nasional
KPAI: 83,68 Persen Sekolah Belum Siap Lakukan Pertemuan Tatap Muka

KPAI: 83,68 Persen Sekolah Belum Siap Lakukan Pertemuan Tatap Muka

Nasional
Sekilas tentang Operasi Tinombala yang Bertugas Menumpas Kelompok MIT Ali Kalora

Sekilas tentang Operasi Tinombala yang Bertugas Menumpas Kelompok MIT Ali Kalora

Nasional
Gonjang-ganjing Jelang Ganti Kapolri, Geng Solo, Makassar, Pejaten, dan Independen

Gonjang-ganjing Jelang Ganti Kapolri, Geng Solo, Makassar, Pejaten, dan Independen

Nasional
Jauhkan Diri Dari Money Politics, Mahasiswa DIharapkan Lakukan Ini di Pilkada 2020

Jauhkan Diri Dari Money Politics, Mahasiswa DIharapkan Lakukan Ini di Pilkada 2020

Nasional
RS Ummi dan MER-C Diminta Penuhi Panggilan Polisi, Mahfud: Harus Datang, Harus Koperatif

RS Ummi dan MER-C Diminta Penuhi Panggilan Polisi, Mahfud: Harus Datang, Harus Koperatif

Nasional
Ketua Satgas Covid-19: Kami Minta Rizieq Shihab untuk Kooperatif dan Beri Teladan

Ketua Satgas Covid-19: Kami Minta Rizieq Shihab untuk Kooperatif dan Beri Teladan

Nasional
Soal Kerumunan, Mahfud Minta Rizieq Shihab Kooperatif Penuhi Panggilan Polisi

Soal Kerumunan, Mahfud Minta Rizieq Shihab Kooperatif Penuhi Panggilan Polisi

Nasional
Tanggapi Luhut yang Minta Edhy Prabowo Tak Diperiksa Berlebihan, Firli: Ibarat Obat, Pas Takarannya

Tanggapi Luhut yang Minta Edhy Prabowo Tak Diperiksa Berlebihan, Firli: Ibarat Obat, Pas Takarannya

Nasional
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj Positif Covid-19

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj Positif Covid-19

Nasional
PKS Luncurkan Lambang Baru, Kini Berwarna Oranye dan Berbentuk Bulat

PKS Luncurkan Lambang Baru, Kini Berwarna Oranye dan Berbentuk Bulat

Nasional
Pemerintah Bakal Tindak Tegas Masyarakat yang Tak Kooperatif Buka Hasil Swab Test

Pemerintah Bakal Tindak Tegas Masyarakat yang Tak Kooperatif Buka Hasil Swab Test

Nasional
Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Kedisiplinan Warga, dan Rencana Libur Akhir Tahun

Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Kedisiplinan Warga, dan Rencana Libur Akhir Tahun

Nasional
Jusuf Kalla Kecam Aksi Teror di Sigi, Minta Polisi Tumpas Tuntas Terorisme

Jusuf Kalla Kecam Aksi Teror di Sigi, Minta Polisi Tumpas Tuntas Terorisme

Nasional
Janji Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi

Janji Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X