Kenangan Agum Gumelar akan Sosok Sabam Siagian

Kompas.com - 04/06/2016, 16:18 WIB
KOMPAS.com/Nabilla tashandra Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial dan Keamanan Ke-9 Republik Indonesia, Agum Gumelar di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (2/6/2016)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komite Ad-Hoc Reformasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Agum Gumelar mengaku berduka atas wafatnya tokoh pers Indonesia Sabam Siagian.

Adapun Sabam meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam, Semanggi, Jakarta pada Jumat (3/6/2016) pukul 16.30 (WIB).

Bagi Agum, Sabam merupakan sosok wartawan yang idealis. Di luar tugasnya sebagai jurnalis, almarhum juga dinilai sebagai seorang sahabat yang baik.

(Baca juga: Boediono: Sabam Siagian Tokoh Jurnalisme Indonesia yang Patut Dibanggakan)

Sebagai kawan berdiskusi, tutur Agum, Sabam selalu memberikan pandangan terkait berbagai masalah di Indonesia.

"Beliau teman diskusi saya, selalu kami mendiskusikan setiap ada perkembangan-perkembangan apa pun di negeri ini," ujar Agum di Rumah duka di Jalan Anggur Barat II/2, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, Sabtu (4/6/2016).

"Terakhir itu diskusi saya bersama beliau adalah ketika menjelang pilpres yang lalu, temanya adalah jangan salah memilih pemimpin," kata Agum.

(Baca juga: Tokoh Pers Sabam Siagian Meninggal Dunia)

Agum turut merasa kehilangan sosok Sabam. "Di mata saya beliau seorang yang punya pandangan idealis di negeri ini," ucap Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) di era Presiden KH Abdurahman Wahid itu.


EditorIcha Rastika

Terkini Lainnya


Close Ads X