TNI AL: KRI Pati Unus Bukan Diserang, melainkan Alami Kebocoran - Kompas.com

TNI AL: KRI Pati Unus Bukan Diserang, melainkan Alami Kebocoran

Kompas.com - 31/05/2016, 15:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Edi Sucipto mengungkapkan, KRI Pati Unus-384 bocor di bagian lambungnya di alur perairan Belawan, Sumatera Utara.

Pernyataan ini sekaligus membantah kabar yang menyebutkan bahwa KRI Pati Unus-384 diserang negara lain di perairan Belawan, Sumatera Utara.

"Kebocoran terjadi ketika lambung kiri haluan kapal terkena sesuatu benda di bawah permukaan air," kata Sucipto di Jakarta, Selasa (31/5/2016).

Ia pun tidak merinci jenis benda penyebab kebocoran lambung kapal perang RI itu.

"Saat ini, komandan dan seluruh anak buah kapal KRI Pati Unus bersama personel Dinas Penyelaman Bawah Air dan Pangkalan Utama TNI AL I, Belawan, tengah mengatasi kebocoran itu," ujar dia.

Akan tetapi, upaya tersebut terkendala mengingat posisi kapal berada di area permukaan yang terbuka sehingga pengaruh angin gelombang dapat memengaruhi pekerjaan menutup bagian bawah kapal yang bocor.

Kebocoran KRI Pati Unus-384 diketahui pada 18.15 WIB, 13 Mei lalu, saat kapal berlayar di alur pelayaran Belawan. Upaya penyelamatan badan kapal dan awak dilakukan hingga 22.25 WIB dan melibatkan berbagai unsur, di antaranya dua kapal perang TNI AL.


EditorSabrina Asril
Komentar

Terkini Lainnya

Jokowi Akui Mahfud MD, TGB dan Airlangga Masuk Bursa Cawapresnya

Jokowi Akui Mahfud MD, TGB dan Airlangga Masuk Bursa Cawapresnya

Nasional
Pj Gubernur Jabar Lihat Kesiapan Stadion Patriot Bekasi untuk Asian Games

Pj Gubernur Jabar Lihat Kesiapan Stadion Patriot Bekasi untuk Asian Games

Megapolitan
Siswi Sekolah di Wilayah Australia Ini Boleh Pakai Celana Pendek

Siswi Sekolah di Wilayah Australia Ini Boleh Pakai Celana Pendek

Internasional
Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 600.000 Butir Pil Bahan Baku Sabu

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 600.000 Butir Pil Bahan Baku Sabu

Regional
Pasca Bom Surabaya, Polri Tangkap 197 Terduga Teroris, 20 di Antaranya Tewas

Pasca Bom Surabaya, Polri Tangkap 197 Terduga Teroris, 20 di Antaranya Tewas

Nasional
Kapolri: Kasus di Yogya dan Indramayu Bukan Serangan, tetapi Perlawanan Teroris

Kapolri: Kasus di Yogya dan Indramayu Bukan Serangan, tetapi Perlawanan Teroris

Nasional
MA Batalkan Peran Paralegal dalam Memberi Bantuan Hukum

MA Batalkan Peran Paralegal dalam Memberi Bantuan Hukum

Nasional
Italia Izinkan Migran Berlabuh di Sisilia

Italia Izinkan Migran Berlabuh di Sisilia

Internasional
Identitas Mayat Perempuan Dalam Karung Mengapung di Sungai Terungkap

Identitas Mayat Perempuan Dalam Karung Mengapung di Sungai Terungkap

Regional
Dinas Lingkungan Hidup Kerahkan 1.000 Pasukan Oranye Saat Asian Games

Dinas Lingkungan Hidup Kerahkan 1.000 Pasukan Oranye Saat Asian Games

Megapolitan
Anggota Damkar Meninggal Setelah Padamkan Kebakaran di Sunter Agung

Anggota Damkar Meninggal Setelah Padamkan Kebakaran di Sunter Agung

Megapolitan
Menengok Persiapan Infrastruktur di DKI untuk Sambut Asian Games 2018

Menengok Persiapan Infrastruktur di DKI untuk Sambut Asian Games 2018

Megapolitan
Juara Piala Dunia, Perancis Panen Ucapan Selamat dari Pemimpin Negara

Juara Piala Dunia, Perancis Panen Ucapan Selamat dari Pemimpin Negara

Internasional
Perburuan Polisi Menangkap Teroris di Yogyakarta dan Indramayu

Perburuan Polisi Menangkap Teroris di Yogyakarta dan Indramayu

Nasional
Kini Ada LRT di Palembang, Seperti Apa Kisah Kereta Api di Sumatera pada Masa Lalu?

Kini Ada LRT di Palembang, Seperti Apa Kisah Kereta Api di Sumatera pada Masa Lalu?

Nasional

Close Ads X