Kompas.com - 23/05/2016, 09:38 WIB
Mantan Presiden Soeharto. KOMPAS/WAWAN H PRABOWOMantan Presiden Soeharto.
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mehendra menilai presiden kedua RI, Soeharto, dapat diusulkan untuk mendapat gelar pahlawan nasional.

"Boleh saja diusulkan, tapi kan nanti akan digodok oleh Kementerian Sosial dan akan diajukan kepada Presiden," kata Yusril di Jakarta, Minggu (22/5/2016).

Menurut Yusril, seluruh presiden pantas untuk diberikan gelar kehormatan tersebut.

"Setiap presiden pantas diberi gelar pahlawan nasional, hanya ini persoalan timing saja apakah waktunya sudah tepat untuk diberikan sekarang atau tidak," ujar Yusril.

Yusril mencontohkan gelar pahlawan yang diberikan kepada presiden pertama RI, Soekarno, yang belum lama diberikan.

Begitu juga dengan nama Mohammad Natsir dan Syafruddin Prawiranegara yang sebelumnya, menurut Yusril, banyak dianggap terlibat pemberontakan terhadap pemerintahan Soekarno.

"Ada yang bilang Beliau pemberontak. Setelah waktu yang tepat Pak Natsir dan Syafruddin diberi gelar sebagai pahlawan nasional," ujar Yusril.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau saya ditanya setuju atau tidak setuju, ya saya setuju saja," ujar Yusril.

Usulan pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto kembali mengemuka setelah diwacanakan kembali oleh Partai Golkar. Pengajuan ini bahkan menjadi salah satu keputusan Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar.

Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie menilai Soeharto layak mendapatkan gelar itu. DPP Golkar sendiri, lanjut dia, sudah pernah memberikan penghargaan Abdi Luhur kepada mantan Soeharto.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.