DPR Yakin RUU Pemilu Selesai Dibahas Akhir 2017

Kompas.com - 20/05/2016, 21:58 WIB
Politisi PDI Perjuangan Arif Wibowo KOMPAS.com/Indra AkuntonoPolitisi PDI Perjuangan Arif Wibowo
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS. com - Anggota Komisi II DPR Arif Wibowo mengatakan, pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu ditargetkan selesai pada akhir 2017.

Ia menampik anggapan bahwa rencana DPR membahas RUU tentang Pemilu pada Agustus mendatang sudah terlambat.

"Terlambat banget enggalah, lebay aja," kata Arif, saat dihubungi Kompas.com, Jum'at (20/5/2016).

Menurut dia, masih cukup waktu jika pembahasannya dimulai tahun 2016. Hingga akhir 2017, tersisa 1,5 tahun untuk membahasnya.

"Inikan baru Bulan Mei, masih ada sisa waktu sampai 2017 akhir akan selesai. Kalau selesai 2017 kenapa harus menunggu 2018," ujarnya.

Arif mengatakan, pemerintah harus segera menyerahkan naskah akademik serta draf RUU Pemilu. 

"Saat ini memang belum ada pembahasan antara DPR dan pemerintah. Kami menunggu pemerintah karena RUU ini menjadi inisiatif pemerintah," kata dia.

Sebelumnya, Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi Fadli Ramadhan menilai, rencana pemerintah dan DPR untuk membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu pada Agustus mendatang, sudah sangat terlambat.

Seharusnya, pembahasan sudah dilakukan sejak awal 2016 sehingga akan selesai pada pertengahan 2017.  

"Agustus baru dibahas bisa-bisa selesai 2018. Nanti jadi masalah, karena regulasi yang disiapkan waktunya sempit," kata Fadli.

Dengan sempitnya waktu pembahasan, dikhawatirkan UU yang dihasilkan hanya "tambal sulam" dan tak membawa perbaikan dalam pelaksanaan pemilu.

"Jika banyak sisa waktu, ada ruang lapang untuk mengkoreksi kekurangan dan bisa diperbaiki. Selain itu, ada penyesuaian penyelenggara untuk dibuat tataran teknisnya," ujar Fadli. 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X