Upayakan Soeharto Bergelar Pahlawan Nasional, Golkar Dinilai Masih Warisan Orde Baru

Kompas.com - 20/05/2016, 10:33 WIB
Presiden Soeharto sedang mencoba mobil hadiah dari PM Malaysia Mahathir Muhamad, di Jakarta, 19 Mei 1994. (ARSIP FOTO) KOMPAS / JB SURATNOPresiden Soeharto sedang mencoba mobil hadiah dari PM Malaysia Mahathir Muhamad, di Jakarta, 19 Mei 1994.
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Masinton Pasaribu mengatakan, upaya pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden kedua RI Soeharto mempertegas bahwa Partai Golkar merupakan warisan rezim Orde Baru.

"Adanya wacana itu menunjukkan Partai Golkar sebagai partai politik yang mewarisi golongan politik Orde Baru," ujar Masinton saat dihubungi, Kamis (19/5/2016).

Masinton pun menyatakan tidak setuju jika Soeharto diberi gelar pahlawan nasional oleh pemerintah. Meski pernah memimpin Indonesia selama 32 tahun dan diberi gelar sebagai Bapak Pembangunan, Soeharto dinilai tidak pantas diberi gelar pahlawan.

Sebab, menurut Masinton, Soeharto masih memiliki persoalan hukum terkait korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang harus diadili.

"Bagaimana memberikan gelar pahlawan sementara Soeharto sendiri bermasalah secara hukum," ujar Masinton saat dihubungi, Kamis.

Masinton menjelaskan, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) telah menetapkan Tap MPR Nomor XI/MPR/1998 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

(Baca: Masinton Nilai Gelar Pahlawan untuk Soeharto Terganjal Tap MPR)

Tap MPR itu mengamanatkan bahwa pemberantasan KKN harus dilakukan secara tegas terhadap siapa pun juga, baik pejabat negara, mantan pejabat negara, keluarga, dan kroninya, termasuk Soeharto.

"Sudah jelas Soeharto memiliki masalah hukum perihal KKN. Ke depannya malah mengaburkan hakikat kepahlawanan," kata anggota Komisi III DPR RI itu.

Sebelumnya, Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golongan Karya mengusulkan agar Presiden kedua RI Soeharto menjadi pahlawan nasional.

(Baca: Munaslub Golkar Usulkan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional)

"Partai Golkar pernah mengusulkan Soeharto jadi pahlawan nasional. Belum berhasil. Kali ini, munas mengusulkan kembali ke DPP agar Soeharto untuk menjadi pahlawan nasional," kata Aburizal Bakrie, saat masih menjabat Ketua Umum Partai Golkar, akhir pekan lalu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X