Kompas.com - 10/05/2016, 20:36 WIB
Ade Komarudin bersama Titiek Soeharto, Tommy Soeharto dan M Misbakhun usai pertemuan di Wisma Granadi, Jakarta Selatan, Selasa (10/5/2016). KOMPAS.com/ FABIAN JANUARIUS KUWADOAde Komarudin bersama Titiek Soeharto, Tommy Soeharto dan M Misbakhun usai pertemuan di Wisma Granadi, Jakarta Selatan, Selasa (10/5/2016).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon ketua umum Partai Golkar Ade Komarudin kembali bertemu dengan Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto menjelang Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar di Bali 15-17 Mei mendatang.

Pertemuan itu digelar di kantor Tommy di Wisma Granadi di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (11/5/2015) siang.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu, Ade mengaku banyak bertukar pikiran sekaligus bersilaturahmi dengan Tommy.

“Kami berdiskusi, terutama tentang bagaimana Golkar ke depan,” kata Ade dalam keterangan tertulisnya, Selasa sore.

(Baca: Ade Komarudin dan Setya Novanto Dilaporkan ke Komite Etik Munaslub)

Ade mengatakan, dalam pertemuan itu Tommy memberi beberapa masukan tentang Golkar ke depan. Ade mengaku akan menjalankan masukan yang diberikan Tommy itu apabila dirinya dipercaya memimpin Golkar.

“Bagaimanapun beliau orang berpengalaman dan punya kepedulian tinggi terhadap Golkar,” ujar Ketua DPR ini.

Ade memang tidak secara eksplisit menyebut langkahnya maju sebagai calon ketua umum mendapat dukungan dari Tommy. Hanya saja, kata Ade, ia punya beberapa kesamaan visi dengan putra mendiang Presiden Soeharto itu. 

“Tentang bagaimana Golkar melangkah ke depan, tentang bagaimana Golkar menjadi semakin dicintai rakyat. Intinya beliau punya keinginan dan gagasan kuat tentang memajukan Golkar,” ucap dia.

(Baca: Timses Novanto: Yang Penting Dukungan Daerah, Bukan Tommy Soeharto)

Dalam pertemuan kali ini, Ade ditemani tim pemenangannya. Mereka antara lain seperti Siti Hediati Hariadi atau Titiek Soeharto, Firman Soebagyo, Bambang Soesatyo dan M Misbakhun. Ini adalah pertemuan kedua Novanto dan Tommy menjelang Munaslub.

Sebelumnya, Novanto bersama tim suksesnya juga sempat menemui Tommy pada 29 April 2016 lalu.

Tommy sendiri sebelumnya sempat berniat mengikuti persaingan di Munaslub dan meminta timnya untuk mengambil formulir pendaftaran sebagai calon ketua umum Golkar. Namun, Tommy batal mencalonkan diri.

Kompas TV Tommy Soeharto Maju Jadi Caketum Golkar?
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geledah Perusahaan Milik Bupati Langkat, KPK Sita Uang Tunai dan Dokumen Transaksi Keuangan

Geledah Perusahaan Milik Bupati Langkat, KPK Sita Uang Tunai dan Dokumen Transaksi Keuangan

Nasional
Migrasi ke TV Digital, Ini Alur Distribusi Set Top Box ke Rumah Tangga Miskin

Migrasi ke TV Digital, Ini Alur Distribusi Set Top Box ke Rumah Tangga Miskin

Nasional
Kejagung Periksa Mantan Presdir PT DNK Terkait Dugaan Korupsi Penyewaaan Satelit Kemhan

Kejagung Periksa Mantan Presdir PT DNK Terkait Dugaan Korupsi Penyewaaan Satelit Kemhan

Nasional
Masyarakat Penutur Bahasa Sunda Laporkan Arteria Dahlan ke MKD DPR

Masyarakat Penutur Bahasa Sunda Laporkan Arteria Dahlan ke MKD DPR

Nasional
Komando Pengendalian Kohanudnas Kini Resmi Berada di Bawah TNI AU

Komando Pengendalian Kohanudnas Kini Resmi Berada di Bawah TNI AU

Nasional
Kejagung: Perjanjian Ekstradisi Akan Permudah Pencarian Buron dan Aset di Singapura

Kejagung: Perjanjian Ekstradisi Akan Permudah Pencarian Buron dan Aset di Singapura

Nasional
Saat KSAU Usulkan Nama Satuan Elite Paskhas Dikembalikan Jadi Kopasgat...

Saat KSAU Usulkan Nama Satuan Elite Paskhas Dikembalikan Jadi Kopasgat...

Nasional
KPK Supervisi Penanganan Kasus Korupsi Pekerjaan Jalan di Lampung yang Rugikan Negara Rp 147 Miliar

KPK Supervisi Penanganan Kasus Korupsi Pekerjaan Jalan di Lampung yang Rugikan Negara Rp 147 Miliar

Nasional
BOR RS di Jakarta Capai 45 Persen, Didominasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

BOR RS di Jakarta Capai 45 Persen, Didominasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

Nasional
Napi Terorisme di Lapas Kelas I Tangerang Ikrar Setia kepada NKRI

Napi Terorisme di Lapas Kelas I Tangerang Ikrar Setia kepada NKRI

Nasional
Keterisian RS di Jakarta Meningkat, Masyarakat Diimbau Manfaatkan Telemedisin

Keterisian RS di Jakarta Meningkat, Masyarakat Diimbau Manfaatkan Telemedisin

Nasional
Kisah Warga Setuju dan Tolak Wacana Dihapusnya Sistem Rujukan BPJS Kesehatan

Kisah Warga Setuju dan Tolak Wacana Dihapusnya Sistem Rujukan BPJS Kesehatan

Nasional
KSP Terima Laporan, Warga Jakarta Mulai Kesulitan Cari RS Seiring Kasus Covid-19 Melonjak

KSP Terima Laporan, Warga Jakarta Mulai Kesulitan Cari RS Seiring Kasus Covid-19 Melonjak

Nasional
Mantan Bupati Buru Selatan Diduga Tentukan Pemenang Proyek hingga Terima Suap Rp 10 Miliar

Mantan Bupati Buru Selatan Diduga Tentukan Pemenang Proyek hingga Terima Suap Rp 10 Miliar

Nasional
7 Perwira Tinggi TNI AU Naik Pangkat, Ini Daftarnya

7 Perwira Tinggi TNI AU Naik Pangkat, Ini Daftarnya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.