Kompas.com - 09/05/2016, 12:26 WIB
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang meminta maaf kepada Pengurus Besar HMI dan Korps Alumi HMI (KAHMI) terkait pernyataannya dalam acara talk show di salah satu televisi swasta, Kamis (5/5/2016).

"Saya mohon maaf atas pernyataan saya. Sekali lagi, saya mohon maaf atas pernyataan saya," kata Saut saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Senin (9/5/2016).

Saut mengaku tidak bermaksud menyinggung HMI maupun lembaga lainnya. Ia merasa ada kesalahpahaman atau persepsi.

Untuk itu, KPK akan melakukan pertemuan dengan pimpinan HMI untuk menyelesaikan masalah tersebut. Diharapkan, ke depannya, HMI bisa menjadi mitra KPK dalam pemberantasan korupsi.

"Kami (KPK) percaya, HMI sebagai salah satu pergerakan aktivis di Indonesia bisa menjadi mitra dalam upaya pemberantasan korupsi," ucap dia.

Sementara itu, juru bicara KPK Yuyuk Andriati juga menyatakan, KPK akan mengajak HMI untuk membicarakan masalah tersebut. KPK berharap kesalahpahaman ini dapat segera diselesaikan.

"Kami percaya kesalahpahaman ini bisa segera diakhiri, tentu dengan berkomunikasi satu sama lain," ucapnya.

Pertemuan direncanakan digelar hari ini, tetapi belum diketahui tempat dan waktunya.

"Iya, rencananya hari ini, tetapi belum dapat info jam berapa," kata dia.

Dalam diskusi di salah satu televisi swasta, Saud mengatakan," ... karakter integritas bangsa ini sangat rapuh. Orang yang baik di negara ini jadi jahat ketika dia sudah menjabat. Lihat saja tokoh-tokoh politik, itu orang-orang pintar, orang-orang cerdas..."

"Saya selalu bilang, kalau di HMI dia minimal ikut LK 1. Lulus itu dia anak-anak mahasiswa, pintar. Tetapi, begitu jadi menjabat, dia jadi jahat, curang, ini karena apa? Karena saya bilang sistem belum jalan. Artinya apa? Adapun peraturan-peraturan itu tidak pernah kita jalankan...," kata dia.

KAHMI kemudian menuntut permintaan maaf dan meminta Saut menarik pernyataannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggal 4 Agustus Hari Memperingati Apa?

Tanggal 4 Agustus Hari Memperingati Apa?

Nasional
Tanggal 3 Agustus Hari Memperingati Apa?

Tanggal 3 Agustus Hari Memperingati Apa?

Nasional
Saat Risma Tegur Irjen Kemensos pada Konpers Bansos Dikubur di Depok

Saat Risma Tegur Irjen Kemensos pada Konpers Bansos Dikubur di Depok

Nasional
Gede Pasek Sebut Anas Urbaningrum Bebas Pilih Jabatan Apapun di PKN

Gede Pasek Sebut Anas Urbaningrum Bebas Pilih Jabatan Apapun di PKN

Nasional
Pihak Keluarga Masih Belum Dapat Jawaban soal Ponsel dan Baju Brigadir J

Pihak Keluarga Masih Belum Dapat Jawaban soal Ponsel dan Baju Brigadir J

Nasional
Pengacara Keluarga Sebut Brigadir J Sempat Bicara dengan Kekasih Sebelum Meninggal

Pengacara Keluarga Sebut Brigadir J Sempat Bicara dengan Kekasih Sebelum Meninggal

Nasional
Bansos Dikubur di Depok, Kemensos Klaim Pengawasan Sudah Sangat Ketat

Bansos Dikubur di Depok, Kemensos Klaim Pengawasan Sudah Sangat Ketat

Nasional
Inspektorat Sebut Bansos Dikubur di Depok Belum Tentu Milik Kemensos

Inspektorat Sebut Bansos Dikubur di Depok Belum Tentu Milik Kemensos

Nasional
40 Juta Motor “Bodong” Terancam Disita, DPR Minta Polri Pertimbangkan Aspek Ekonomi Masyarakat

40 Juta Motor “Bodong” Terancam Disita, DPR Minta Polri Pertimbangkan Aspek Ekonomi Masyarakat

Nasional
Kembangkan SDM Kelautan dan Perikanan, Kementerian KP Luncurkan SFV dan Rancang OII

Kembangkan SDM Kelautan dan Perikanan, Kementerian KP Luncurkan SFV dan Rancang OII

Nasional
BPOM Izinkan Penggunaan Pfizer untuk Vaksin Booster Anak 16-18 Tahun

BPOM Izinkan Penggunaan Pfizer untuk Vaksin Booster Anak 16-18 Tahun

Nasional
KPU Mulai Verifikasi Administrasi 6 Partai Politik Calon Peserta Pemilu 2024

KPU Mulai Verifikasi Administrasi 6 Partai Politik Calon Peserta Pemilu 2024

Nasional
Junimart Girsang Desak Pemerintah Keluarkan Regulasi Khusus untuk 3.500 Honorer Satpol PP di Sumut

Junimart Girsang Desak Pemerintah Keluarkan Regulasi Khusus untuk 3.500 Honorer Satpol PP di Sumut

Nasional
Bacakan Pleidoi, Konsultan Pajak: KPK Lebih Bersemangat Penjarakan Kami Dibanding Perusahaan

Bacakan Pleidoi, Konsultan Pajak: KPK Lebih Bersemangat Penjarakan Kami Dibanding Perusahaan

Nasional
Perdoski: Cacar Monyet Bukan Infeksi Menular Seksual

Perdoski: Cacar Monyet Bukan Infeksi Menular Seksual

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.