Ingat Golkar, Masyarakat Jangan Sampai Terpikir Partai "Uang, Uang, Uang"

Kompas.com - 07/05/2016, 18:24 WIB
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Golkar diminta untuk berhati-hati dalam mengelola pendanaan selama pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang akan segera dilangsungkan pada 15 Mei mendatang.

Pengamat politik Hanta Yudha mengingatkan bahwa iuran Rp 1 miliar yang ditetapkan kepada setiap bakal calon ketua umum justru menyiratkan partai ini melegalkan transaksi politik uang.

"Golkar harus hati-hati, masyarakat akan mengetahui siapa Ketum Golkar nanti. Jangan sampai masyarakat berpikir hanya uang, uang, uang," kata Hanta di Jakarta, Sabtu (7/5/2016).

(Baca: SC Munaslub Golkar Ubah "Uang Pendaftaran" Jadi "Sumbangan")

Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute itu mengungkapkan jika akhirnya Partai Golkar menghapus iuran wajib Rp 1 miliar dan menjadikannya sebagai sumbangan sukarela maka akan lebih baik.

Tetapi, Partai Golkar juga tetap harus mengedepankan prinsip transparan kepada masyarakat.

(Baca: Jokowi: Biaya Munas Golkar Sebaiknya Dibebankan secara Gotong-royong)

"Konstribusi sukarela ini juga akan menjadi contoh pengelolaan pendanaan partai lebih terbuka," ujarnya.

Partai Golkar pun harus membeberkan kebutuhan operasional dan akomodasi penyelenggaraan Munaslub karena publik juga memantau proses yang terjadi di partai itu.

Kompas TV Mahar Rp 1 M Caketum Golkar Masih Didebatkan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.