Kompas.com - 07/05/2016, 16:30 WIB
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo mengatakan, anggaran pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar sebaiknya dibebankan kepada semua kader secara gotong-royong.

Jokowi tidak sependapat jika biaya Munas hanya dibebankan kepada calon ketua umum Golkar, yang dibebankan iuran sebesar Rp 1 miliar.

"Yang namanya Munas itu kan memerlukan biaya, nah biaya itu dari mana? Ya semestinya dari gotong-royong semua anggota," ujar Jokowi saat ditemui seusai menutup Indonesia Investment Week di JI Expo, Jakarta, Sabtu (7/5/2016).

Munas Partai Golkar yang akan digelar pada 15 Mei 2016 mendatang di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp 47 miliar.

Rapat Pleno DPP Partai Golkar memutuskan bahwa setiap calon ketua ketua umum akan dibebankan setoran sebesar Rp 1 miliar.

Saat dimintai pendapat terkait iuran tersebut, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarief menilai iuran sebesar Rp 1 miliar yang dibebankan kepada calon ketua umum Partai Golkar sama dengan politik uang.

Syarief berharap iuran tersebut dibatalkan.

"Itu politik uang yang nyata. Mana ada di dunia, kalau mau jadi ketua partai harus nyumbang Rp 1 miliar," ujar Syarief melalui pesan singkat, Selasa (3/5/2016).

Menurut Syarief, ketimbang diminta membayar Rp 1 miliar, para kader Golkar yang menjadi calon ketua umum seharusnya diminta untuk menyumbangkan ide-ide brilian guna perbaikan Golkar.

"Bukan uang yang Rp 1 miliar per calon. Ayo kita ubah kegilaan ini menjadi kewarasan," kata Syarief.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.