Cegah Janji Kampanye Muluk-muluk, Budiman Sudjatmiko Usulkan UU Khusus

Kompas.com - 04/05/2016, 17:06 WIB
Politisi PDI-P Budiman Sudjatmiko KOMPAS.com/Indra AkuntonoPolitisi PDI-P Budiman Sudjatmiko
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi II DPR Budiman Sudjatmiko berencana mengusulkan Perfomance Review Act atau Undang-Undang Pengawasan Kerja bagi Presiden dan Kepala Daerah.

Undang-undang ini dibuat berdasarkan visi-misi yang telah dicanangkan presiden atau kepala daerah saat masih mengikuti pemilihan umum.

"Itu semacam undang-undang untuk mengukur kinerja eksekutif," ujar Budiman, saat ditemui di Jakarta, Selasa (4/5/2015).

Menurut dia, setiap visi dan misi calon eksekutif yang menang, baik itu presiden, bupati, wali kota, dan gubernur harus dijadikan undang-undang atau peraturan daerah (Perda).

Dengan demikian, visi dan misi itu akan menjadi aturan yang sifatnya mengikat dan harus dipenuhi.

"Visi-misi nya nanti akan jadi pasal dan ayat. Ini tepat, karena akan mencegah kampanye yang sifatnya terlalu muluk," kata Budiman.

Dengan demikian, target lima tahun eksekutif pusat dan daerah selama menjabat akan jelas, berbuat apa dan berpihak kepada siapa.

"Masa lima tahun menjabat, baik jadi presiden atau kepala daerah, tetap memperjuangkan kepentingan yang bertolak belakang. Kan tidak mungkin dipenuhi semuanya," ucap politisi PDI-Perjuangan itu.

Mekanismenya, lanjut dia, setiap calon yang mengikuti pemilu atau pilkada dapat menyerahkan visi-misi ke KPU dalam bentuk naskah akademik. Naskah tersebut akan menjadi acuan kerja selama menjabat.

Budiman mencontohkan, sama halnya seperti Nawacita yang dicanangkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Jika kemarin Perfomance Review Act tersebut sudah disahkan, maka Nawacita wajib dipenuhi.

"Tidak usah panjang-panjang. Nantinya kan naskah akademik itu akan menjadi ayat di dalam UU ataupun Perda. Dan bisa langsung sah kalau calon itu menang," ucapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X