Menteri-menteri yang Kena Tegur Jokowi Jelang "Reshuffle"

Kompas.com - 12/04/2016, 19:09 WIB
|
EditorSabrina Asril

Menteri Pertanian sakit?

Dalam momen yang sama, Presiden juga menegur Menteri Pertanian Amran Sulaiman tentang alokasi anggaran yang harus fokus kepada apa yang dibutuhkan petani.

Kementerian Pertanian Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengacungkan jempol saat melakukan penanaman padi serempak di Desa Rawakidang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten pada Senin (7/12/2015).
"Kementan harus konsentrasi, apa yang dibutuhkan rakyat. Traktor? Ya, APBN dibelikan traktor. Bibit? Ya, anggarannya dibelikan bibit. Jangan dibutuhkan bibit, yang dibelikan pupuk. Yang dibutuhkan traktor, yang dibelikan bibit, misalnya. Jangan dibolak-balik," ujar Jokowi.

Namun, dalam serangkaian kunjungan kerja Presiden di Brebes, Amran tidak tampak dalam rombongan.

Jokowi juga sempat meminta ajudannya untuk memanggil Amran atau Dirjennya ketika blusukan ke petani bawang di Desa Luwung Gede, Kecamatan Iarangan, Brebes, yang seperempat hektar lahannya diserang hama ulat.

Lantaran tidak ada, Jokowi terpaksa membawa sendiri sampel daun bawang penuh hama untuk diteliti di Jakarta.

Jokowi hanya mengangkat bahu begitu mendapat laporan bahwa Amran tidak hadir dalam acara itu.

Belakangan, Jokowi mengatakan sebenarnya Amran mengalami sakit sehingga ia tidak bisa ikut dalam kunjungan kerja itu.

Selanjutnya: Politik kerja, bukan wacana

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X