Djan Faridz Berniat Laporkan Penyelenggara Muktamar VIII ke Polisi

Kompas.com - 09/04/2016, 09:59 WIB
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan versi Muktamar Jakarta, Djan Faridz Indra Akuntono/KOMPAS.comKetua Umum Partai Persatuan Pembangunan versi Muktamar Jakarta, Djan Faridz
|
EditorIndra Akuntono

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar Jakarta, Djan Faridz berniat melaporkan pengurus PPP yang menyelenggarakan Muktamar VIII, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Menurut Djan, muktamar itu tidak dapat menggunakan simbol resmi PPP.

"Karena mereka sahabat, saya diam. Sebetulnya itu sudah subject to saya laporkan ke kepolisian karena (mereka) menggunakan nama dan simbol PPP, tanpa hak dan jelas," kata Djan Faridz di rumahnya, Jalan Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (9/4/2016).

(Baca: Djan Faridz Ditantang untuk Berkompetisi di Muktamar PPP )

Terkait Muktamar VIII PPP yang dibuka Presiden Joko Widodo pada Jumat (8/4/2016) kemarin, Djan menilai acara itu tak lebih dari sekadar pertemuan biasa. Ia juga menyebut muktamar itu tak sah.

"Itu hak mereka adakan pertemuan. Mereka organisasi sendiri. Kita berbeda organisasi. Saya berbeda organisasi dengan beliau," kata Djan.

(Baca: Ini Alasan Jokowi Hadiri Muktamar PPP )

Menurut Djan, kepengurusan PPP hasil Muktamar Jakarta merupakan kepengurusan PPP yang sah. Sebab, kepengurusan itu sudah melewati mahkamah partai, majelis syariah dan diputuskan Mahkamah Agung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya ini PPP yang punya kekuatan hukum tetap. Mereka menamakan diri organisasi apa pun," kata Djan.

Kompas TV Jokowi: Elite PPP Jangan Saling Menjatuhkan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketum PKB Nilai Usul Pimpinan MPR agar Sri Mulyani Dicopot Tidak Produktif

Ketum PKB Nilai Usul Pimpinan MPR agar Sri Mulyani Dicopot Tidak Produktif

Nasional
Satgas: Mobilitas Masyarakat dengan Kereta Api dan Pesawat Meningkat 5 Bulan Terakhir

Satgas: Mobilitas Masyarakat dengan Kereta Api dan Pesawat Meningkat 5 Bulan Terakhir

Nasional
UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 46,88 Persen

UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 46,88 Persen

Nasional
Klarifikasi Risma soal Meminta Tunarungu Berbicara

Klarifikasi Risma soal Meminta Tunarungu Berbicara

Nasional
Menag: Rumah Ibadah Harus Jadi Contoh Terbaik Pencegahan Covid-19

Menag: Rumah Ibadah Harus Jadi Contoh Terbaik Pencegahan Covid-19

Nasional
Ridwan Kamil Isyaratkan Masuk Partai, Waketum Golkar: Kalau Visi Sama, Kami Terbuka

Ridwan Kamil Isyaratkan Masuk Partai, Waketum Golkar: Kalau Visi Sama, Kami Terbuka

Nasional
KSAL: Pembinaan Mental dan Ideologi Prajurit Harus Inovatif

KSAL: Pembinaan Mental dan Ideologi Prajurit Harus Inovatif

Nasional
Menaker Tegaskan UU Cipta Kerja Masih Berlaku, Aturan Pengupahan Tetap Mengacu pada PP 36/2021

Menaker Tegaskan UU Cipta Kerja Masih Berlaku, Aturan Pengupahan Tetap Mengacu pada PP 36/2021

Nasional
Diduga Telantarkan Anak, Bambang Pamungkas Dilaporkan Ke Polda Metro Jaya

Diduga Telantarkan Anak, Bambang Pamungkas Dilaporkan Ke Polda Metro Jaya

Nasional
UPDATE: Sebaran 311 Kasus Harian Covid-19 di Indonesia, Jawa Barat Tertinggi

UPDATE: Sebaran 311 Kasus Harian Covid-19 di Indonesia, Jawa Barat Tertinggi

Nasional
Kementerian KP dan Pos Indonesia Luncurkan Prangko Seri Ikan Hias Endemik

Kementerian KP dan Pos Indonesia Luncurkan Prangko Seri Ikan Hias Endemik

Nasional
UPDATE: 291.460 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,84 Persen

UPDATE: 291.460 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,84 Persen

Nasional
Muhaimin Iskandar: Kalau Kader PKB Semangat Mencalonkan Saya Jadi Capres Itu Wajar

Muhaimin Iskandar: Kalau Kader PKB Semangat Mencalonkan Saya Jadi Capres Itu Wajar

Nasional
UPDATE 2 Desember: Tambah 10, Kasus Kematian Covid-19 Jadi 143.850

UPDATE 2 Desember: Tambah 10, Kasus Kematian Covid-19 Jadi 143.850

Nasional
UPDATE 2 Desember: Ada 5.253 Suspek Covid-19 di Tanah Air

UPDATE 2 Desember: Ada 5.253 Suspek Covid-19 di Tanah Air

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.