Kompas.com - 07/04/2016, 16:52 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah mendaftarkan kepengurusan baru hasil rekonsiliasi ke Kementerian Hukum dan HAM, Partai Golkar menggelar rapat pleno di Kantor DPP Partai Golkar, Kamis (7/4/2016).

Rapat pleno ini diagendakan untuk membahas penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar dalam waktu dekat.

Pantauan di lokasi, seluruh pimpinan Partai Golkar hadir. Di antaranya, terlihat Ketua Umum Aburizal Bakrie, Sekjen Idrus Marham, Wakil Ketua Umum Agung Laksono, Syarif Tjijip Soetardjo, dan Bendahara Umum Bambang Soesatyo.

"Kepastiannya hari ini, yang pasti munaslub satu bulan dari sekarang," kata Wakil Ketua Umum Nurdin Halid di Kantor DPP Partai Golkar, Kamis.

"Tanggalnya bisa mundur atau maju satu hari," ujarnya.

Nurdin memastikan bahwa penyelenggaraan munaslub harus memberikan ruang demokrasi yang cukup bagi seluruh calon ketua umum yang akan maju.

Jangan sampai calon ketua umum yang merasa memiliki kantong tebal lebih diberikan peluang untuk sosialisasi.

"Saya sudah membuat skenario kerja SC. Insya Allah bisa diterima dengan baik oleh kader-kader," kata Nurdin.

Kompas TV Munas Golkar Mundur ke Mei atau Juni 2016



Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.