Mustafa Kamal Ditunjuk sebagai Sekjen PKS Pengganti Taufik Ridho

Kompas.com - 06/04/2016, 17:42 WIB
Pimpinan Komisi II DPR yang baru terpilih, Rambe Kamaruzaman, Wahidin Halim, Mustafa Kamal, dan Ahmad Riza Patria (kiri ke kanan) difoto usai rapat pemilihan di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (29/10/2014). Rapat tersebut tidak dihadiri anggota Fraksi PDIP, PPP, Nasdem, PKB, dan Hanura. KOMPAS / HERU SRI KUMOROPimpinan Komisi II DPR yang baru terpilih, Rambe Kamaruzaman, Wahidin Halim, Mustafa Kamal, dan Ahmad Riza Patria (kiri ke kanan) difoto usai rapat pemilihan di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (29/10/2014). Rapat tersebut tidak dihadiri anggota Fraksi PDIP, PPP, Nasdem, PKB, dan Hanura.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - DPP Partai Keadilan Sejahtera telah menunjuk Mustafa Kamal sebagai Sekretaris Jenderal PKS yang baru.

Penunjukan itu dilakukan setelah DPP PKS menerima permohonan pengunduran diri yang diajukan Sekjen PKS sebelumnya, Taufik Ridho.

"Sekjennya Pak Mustafa Kamal, Wasekjen ya Pak Abdul Hakim," kata Ketua Departemen Hukum DPP PKS Zainudin Paru saat dihubungi, Rabu (6/4/2016).

Selain mereka, DPP PKS juga telah menunjuk Ledia Hanifah sebagai Wakil Ketua DPR menggantikan Fahri Hamzah.

Ledia saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VIII DPR.

Penunjukkan Ledia dilakukan setelah DPP PKS mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 463/SKEP/DPP-PKS/1437 tertanggal 1 April 2016 terkait pemberhentian Fahri dari seluruh jenjang jabatan keanggotaan.

Fahri dianggap telah melanggar ketentuan di dalam AD/ART PKS.

"Sementara yang ada baru itu dulu. Di jajaran DPP dan pengganti Bang Fahri Hamzah di DPR," kata Zainudin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hakim PN Surabaya Itong Isnaiini Ditahan di Rutan KPK

Hakim PN Surabaya Itong Isnaiini Ditahan di Rutan KPK

Nasional
Warga Mengeluh Belum Dapat Bantuan hingga 3 Hari Kebanjiran, Ini Kata Sekcam Benda

Warga Mengeluh Belum Dapat Bantuan hingga 3 Hari Kebanjiran, Ini Kata Sekcam Benda

Nasional
Perang Lawan Covid-19 di Jabodetabek yang Capaian Vaksinasinya TInggi, Luhut Minta Percepat Booster

Perang Lawan Covid-19 di Jabodetabek yang Capaian Vaksinasinya TInggi, Luhut Minta Percepat Booster

Nasional
Saat Arteria Dahlan Sebut Pelat Mobil Mirip Polisi Hanya Tatakan, tapi Terdaftar di Sistem

Saat Arteria Dahlan Sebut Pelat Mobil Mirip Polisi Hanya Tatakan, tapi Terdaftar di Sistem

Nasional
Ditetapkan Jadi Tersangka KPK, Hakim Itong: Saya Tak Terima, Seperti Cerita Dongeng

Ditetapkan Jadi Tersangka KPK, Hakim Itong: Saya Tak Terima, Seperti Cerita Dongeng

Nasional
Luhut: Perang Sesungguhnya Akibat Kenaikan Covid-19 Terjadi di Jabodetabek

Luhut: Perang Sesungguhnya Akibat Kenaikan Covid-19 Terjadi di Jabodetabek

Nasional
Menagih Konsistensi Pemerintahan Jokowi soal Proyek Ibu Kota Baru Minim APBN...

Menagih Konsistensi Pemerintahan Jokowi soal Proyek Ibu Kota Baru Minim APBN...

Nasional
Hakim PN Surabaya Ngamuk Ditetapkan Jadi Tersangka, KPK: Silakan Mau Teriak

Hakim PN Surabaya Ngamuk Ditetapkan Jadi Tersangka, KPK: Silakan Mau Teriak

Nasional
Mengingat Lagi Janji Jokowi soal Biaya Pemindahan Ibu Kota Negara Tak Bebani APBN

Mengingat Lagi Janji Jokowi soal Biaya Pemindahan Ibu Kota Negara Tak Bebani APBN

Nasional
KPK: 'Upeti' Rp 1,3 M Disiapkan untuk Hakim PN Surabaya sampai Hakim Agung Bubarkan PT SGP

KPK: "Upeti" Rp 1,3 M Disiapkan untuk Hakim PN Surabaya sampai Hakim Agung Bubarkan PT SGP

Nasional
Jadi Tersangka Kasus Suap, Hakim Itong Isnaeni Diberhentikan Sementara

Jadi Tersangka Kasus Suap, Hakim Itong Isnaeni Diberhentikan Sementara

Nasional
KPK Amankan Uang Rp 140 Juta dalam OTT di PN Surabaya, Tanda Jadi untuk Hakim Itong Urus Perkara

KPK Amankan Uang Rp 140 Juta dalam OTT di PN Surabaya, Tanda Jadi untuk Hakim Itong Urus Perkara

Nasional
Hakim PN Surabaya 'Ngamuk' Saat KPK Umumkan Tersangka: Ini Omong Kosong!

Hakim PN Surabaya "Ngamuk" Saat KPK Umumkan Tersangka: Ini Omong Kosong!

Nasional
Hakim Itong, Panitera dan Pengacara yang Terjaring OTT di PN Surabaya Jadi Tersangka

Hakim Itong, Panitera dan Pengacara yang Terjaring OTT di PN Surabaya Jadi Tersangka

Nasional
RI Kecam Aksi Israel Gusur Permukiman Warga Palestina di Sheikh Jarah

RI Kecam Aksi Israel Gusur Permukiman Warga Palestina di Sheikh Jarah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.