Kompas.com - 01/04/2016, 18:06 WIB
Ketua fraksi Partai Gerindra yang juga anggota Komisi D DPRD DKI, Mohamad Sanusi Kompas.com/Kurnia Sari AzizaKetua fraksi Partai Gerindra yang juga anggota Komisi D DPRD DKI, Mohamad Sanusi
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, M. Sanusi, adalah salah satu orang yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan pada Kamis (31/3/2016) malam.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengungkapkan, penangkapan Sanusi dilakukan di salah satu mal di Jakarta Selatan, pukul 19.30 WB.

"OTT (operasi tangkap tangan) terhadap dua orang orang yaitu MSN (M. Sanusi), anggota DPRD DKI tahun 2014-2018," ujar Agus di kantor gedung KPK, Jumat (1/4/2016) petang.

Selain Sanusi, Agus mengungkapkan KPK juga menangkap GER sebagai pihak swasta.

"Penangkapan dilakukan di pusat perbelanjaan di Jaksel," ungkap Agus.

Penyidik KPK menangkap Sanusi setelah politisi Partai Gerindra itu menerima sejumlah uang dari TPT, karyawan swasta PT APL.

Dari penangkapan ini, KPK menyita uang tunai sebesar Rp 1.140.000.000,- yang diterima Sanusi dari TPT sebanyak dua kali.

Sebelum pemberian uang kemarin, Sanusi sudah menerima sejumlah uang sebesar Rp 1 miliar pada 28 Maret lalu.

"Pemberian kedua adalah sisanya, Rp 140 juta," imbuh Agus.

Dalam perkara ini, Agus menetapkan Sanusi, GER dan TPT sebagai tersangka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.