Heli Tim Tinombala Jatuh, Kapolri Pastikan Pengejaran Santoso Tak Berhenti

Kompas.com - 21/03/2016, 17:11 WIB
Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti saat ditemui di Kantor Menko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2015). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINKepala Polri Jenderal Badrodin Haiti saat ditemui di Kantor Menko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2015).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti memastikan pengejaran kelompok teroris Santoso tetap dilanjutkan.

Menurut dia, kecelakaan jatuhnya helikopter TNI yang menewaskan 13 anggota Operasi Tinombala 2016 tidak menghentikan operasi tersebut.

"Ini kan dinamika terus berjalan, operasi terus berjalan dan tidak terhenti dengan musibah seperti ini," ujar Badrodin di Mabes Polri, Jakarta, Senin (21/3/2016).

Badrodin mengatakan, tim Operasi Tinombala 2016 sudah berhasil memetakan penyebaran jaringan Santoso.

Tim tersebut, kata dia, sampai saat ini sudah memperketat penjagaan di sejumlah area tersebut. Namun, Badrodin enggan mengungkap di mana saja lokasinya.

"Kami akan lanjutkan karena kami sudah tahu mendeteksi lokasi-lokasi di mana mereka berada," kata Badrodin.

Meski kehilangan beberapa personelnya, tim gabungan belum berencana menambah personel. Jumlah tim saat ini masih dirasa cukup oleh Badrodin untuk melanjutkan operasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ke-13 anggota TNI itu merupakan bagian dari operasi pengejaran kelompok Santoso. Kecelakan itu terjadi seusai melakukan pertemuan di Desa Watutau, Kecamatan Lore Peore, dalam kegiatan Operasi Tinombala 2016.

Dalam pengejaran kelompok Santoso, tim gabungan TNI-Polri, selain melibatkan ribuan pasukan, juga didukung oleh tiga helikopter, yaitu dua milik TNI dan satu milik Polri.

Salah satu heli yang jatuh merupakan milik TNI yang selama ini menjadi kendaraan operasional TNI-Polri yang dipergunakan untuk mendukung pelaksanaan Operasi Tinombala 2016.

Operasi itu akan berlangsung hingga bulan September mendatang.

Kompas TV Inilah Kronologi Jatuhnya Heli TNI AD
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.