PDI-P: Jokowi Kebut Ketertinggalan Era SBY

Kompas.com - 21/03/2016, 09:40 WIB
Presiden keenam SBY dan Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers bersama, seusai pertemuan empat mata, di Laguna Resort and Spa, Nusa Dua, Bali, Rabu (27/8) malam Abror/presidenri.go.idPresiden keenam SBY dan Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers bersama, seusai pertemuan empat mata, di Laguna Resort and Spa, Nusa Dua, Bali, Rabu (27/8) malam
Penulis Ihsanuddin
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira menilai, wajar jika Presiden Joko Widodo saat ini menggunakan APBN untuk pembangunan infrastruktur.

Dia menilai, Jokowi hanya berupaya mengejar ketertinggalan pembangunan yang diwariskan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.

Hal tersebut disampaikan Andreas menanggapi kritik dari Partai Demokrat mengenai pembangunan infrastruktur di era Jokowi-Jusuf Kalla.

"Pak Jokowi memprioritaskan pembangunan infrastruktur untuk mengebut ketertinggalan di era sebelumnya," kata Andreas saat dihubungi, Jumat (21/3/2016).

Andreas mengatakan, sejak era reformasi, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri tidak memiliki kesempatan yang panjang untuk melakukan pembangunan infrastruktur.

Namun, di era pemerintahan SBY yang berlangsung selama sepuluh tahun, dia menilai ada kesempatan untuk mengebut pembangunan itu. (baca: Sekjen PDI-P: Kedatangan Jokowi ke Hambalang Tidak untuk Serang SBY)

"Harusnya di era SBY itu dilakukan, tapi tidak terjadi," ujar Andreas.

Andreas menilai, wajar jika kini Jokowi berniat melanjutkan proyek wisma atlet Hambalang yang menjadi lahan korupsi di era SBY. Ia tidak melihat hal tersebut sebagai sindiran kepada SBY.

Sebab, banyak juga contoh lain dimana Jokowi sudah menyelesaikan pembangunan yang mandek di era sebelumnya. (baca: Jokowi: Sedih Melihat Hambalang Mangkrak...)

Ia mencontohkan pembangunan Waduk Jatigede dan pembangunan Tol Cipali.

"Bukan hanya Hambalang, tapi semua infrastruktur yang mandek diselesaikan," ujar Andreas. (Baca: SBY Vs Jokowi, Pantun Kritik 'Dibalas' Hambalang...)

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X