Ketika Waria Ingin Laporkan Tifatul Sembiring ke MKD...

Kompas.com - 16/03/2016, 16:28 WIB
Ihsanuddin Amira melaporkan Anggota DPR Tifatul Sembiring ke Mahkamah Kehormatan Dewan, Rabu (16/3/2016) atas tweetnya yang dianggap diskriminatif terhadap kaum LGBT.
JAKARTA, KOMPAS.com — Dua orang waria, Amira dan Santi, mendatangi Sekretariat Mahkamah Kehormatan Dewan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/3/2016). Mereka ingin melaporkan anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tifatul Sembiring.

Mereka mempermasalahkan kicauan Tifatul di media sosial Twitter yang berbunyi, "#RenunganJumat: Nabi Saw bersabda: Siapa yang kalian dapati mengerjakan perbuatan kaum nabi Luth (Homoseksual), maka bunuhlah.. H.R Ahmad".

Setelah melapor ke MKD, keduanya kemudian membagikan pernyataan pers kepada wartawan yang berada di Gedung DPR.

Dalam pernyataan pers itu, mereka meminta MKD memberikan sanksi kepada Tifatul terkait kicauan mantan Menteri Komunikasi dan Informatika itu yang mengutip sebuah hadis.
Mereka meminta ditegakkannya Pasal 28 UUD 1945 yang menjamin rasa aman dan hak atas kebebasan.

Mereka juga menggunakan Peraturan Menteri Sosial Nomor 8 Tahun 2012 mengenai kelompok minoritas, yakni gay, waria, dan lesbian. Namun, keduanya tidak mau berbicara banyak saat hendak diwawancarai wartawan secara langsung.

"Pokoknya saya ke sini mau minta pembelaan saja," kata Amira.

Saat dikonfirmasi ke Sekretariat MKD, rupanya kedua waria tersebut tidak membawa satu pun bukti untuk memperkuat laporannya terhadap Tifatul. Akhirnya, mereka hanya bertanya-tanya mengenai mekanisme yang ada di MKD.

"Akhirnya, mereka kita kasih buku mengenai tata tertib MKD supaya mengerti mekanisme laporannya bagaimana," kata Ketua Sekretariat MKD Cholidah Indriyana.

Tifatul sendiri sudah menghapus tweet-nya yang sempat ramai menuai tanggapan pro dan kontra dari para netizen itu.



PenulisIhsanuddin
EditorSabrina Asril

Terkini Lainnya

Direktur Penyidikan Jadi Plt Deputi Penindakan KPK

Direktur Penyidikan Jadi Plt Deputi Penindakan KPK

Nasional
Kata KPK soal Keluhan Tahanan Terkait Pemborgolan hingga Penyitaan Pemanas Makanan

Kata KPK soal Keluhan Tahanan Terkait Pemborgolan hingga Penyitaan Pemanas Makanan

Nasional
Kata Moeldoko soal Bagi-bagi Jabatan di Pemerintahan Jokowi Periode Kedua

Kata Moeldoko soal Bagi-bagi Jabatan di Pemerintahan Jokowi Periode Kedua

Nasional
Menhan Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Kivlan Zen, Ini Kata Polri

Menhan Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Kivlan Zen, Ini Kata Polri

Nasional
Budiman Sudjatmiko: Jokowi Harus Bisa Lahirkan Pemimpin yang Lebih Baik dari Dirinya

Budiman Sudjatmiko: Jokowi Harus Bisa Lahirkan Pemimpin yang Lebih Baik dari Dirinya

Nasional
Jaksa KPK Soroti Disposisi Staf Pribadi Menpora dalam Proposal Dana Hibah KONI

Jaksa KPK Soroti Disposisi Staf Pribadi Menpora dalam Proposal Dana Hibah KONI

Nasional
Politisi PDI-P Sebut Perlu Ada Partai di Luar Pemerintahan

Politisi PDI-P Sebut Perlu Ada Partai di Luar Pemerintahan

Nasional
Mantan Deputi Penindakan KPK Brigjen Firli Ditarik Kembali ke Polri

Mantan Deputi Penindakan KPK Brigjen Firli Ditarik Kembali ke Polri

Nasional
Pengacara Sebut Polisi yang Diduga Terlibat Kasus Novel Pernah Halangi OTT KPK

Pengacara Sebut Polisi yang Diduga Terlibat Kasus Novel Pernah Halangi OTT KPK

Nasional
SBY Tengah Siapkan Buku dan Lagu tentang Ani Yudhoyono

SBY Tengah Siapkan Buku dan Lagu tentang Ani Yudhoyono

Nasional
BPN Anggap KPU Terlalu Pede Hanya Hadirkan Satu Ahli di MK

BPN Anggap KPU Terlalu Pede Hanya Hadirkan Satu Ahli di MK

Nasional
Ahli KPU yang Tak Hadir pada Sidang di MK Jelaskan soal BUMN dan Anak Perusahaan BUMN

Ahli KPU yang Tak Hadir pada Sidang di MK Jelaskan soal BUMN dan Anak Perusahaan BUMN

Nasional
Moeldoko Klarifikasi soal Materi Pelatihan TKN 'Kecurangan Bagian dari Demokrasi'

Moeldoko Klarifikasi soal Materi Pelatihan TKN "Kecurangan Bagian dari Demokrasi"

Nasional
KPK Sebut Pemeriksaan Novel Hanya Pengulangan, Tak Ada Hal Baru

KPK Sebut Pemeriksaan Novel Hanya Pengulangan, Tak Ada Hal Baru

Nasional
KPU Pertanyakan Keaslian Amplop yang Dibawa Saksi 02

KPU Pertanyakan Keaslian Amplop yang Dibawa Saksi 02

Nasional

Close Ads X