Cegah Narkoba dan Seks Bebas, Kemensos Siapkan Mobil Anti-Galau untuk Para Remaja

Kompas.com - 16/03/2016, 09:05 WIB
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Panti Sosial Bina Pasca Lara Kronis (PSBPLK) Wasana Bahagia, di Ternate, Maluku Utara Sabtu (20/2/2016). KOMPAS.com/YAMIN ABD HASANMenteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Panti Sosial Bina Pasca Lara Kronis (PSBPLK) Wasana Bahagia, di Ternate, Maluku Utara Sabtu (20/2/2016).
EditorSabrina Asril
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Sosial sedang menyiapkan mobil anti galau yang rencananya ditempatkan di area Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau "Car Free Day" (CFD) untuk memberikan konseling pada remaja.

"Setiap Minggu di CFD berbagai kota yang memungkinkan bisa kami support dengan menyiapkan mobil anti galau. Ada tiga format yang sedang disiapkan dan harus ada konselornya," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa pada Rakor Penguatan SDM di Jakarta, Selasa.

Khofifah mengatakan mobil anti galau ini sebagai solusi karena banyak masalah pada remaja, baik tentang konsumsi narkoba atau seks bebas yang sering tidak tersampaikan pada orangtua.

Menurutnya, remaja tidak akan bercerita atau "curhat" kesalahannya kepada keluarga, melainkan pada teman sebaya yang mungkin bisa menjerumuskan remaja tersebut ke dalam kondisi yang lebih buruk.

Kementerian Sosial saat ini memberikan perhatian yang besar terhadap peremajaan konsumen Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA).

"Banyak anak-anak galau mencoba ngelem. Dari ngelem bisa naik menjadi (konsumsi) sabu. Pengeluaran sehari untuk (membeli) sabu Rp25ribu. Kalau meminta-minta di lampu merah bisa dapat lebih dari Rp25ibu," ujar Khofifah.

Oleh karenanya, penyediaan mobil anti galau ini menjadi solusi "jemput bola" yang dilakukan Kementerian Sosial terhadap remaja bermasalah melalui bantuan konselor atau psikolog.

"Jangan sampai ada suasana menggurui, merasa paling benar, merasa paling suci, yang ada saling memberikan empati," ujar Khofifah.

Ia berharap penyediaan konselor baik di mobil anti galau atau panti sosial dapat didukung dengan kerja sama mahasiswa fakultas psikologi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Bantah Lempar Tanggung Jawab soal Nasib 75 Pegawai yang Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

KPK Bantah Lempar Tanggung Jawab soal Nasib 75 Pegawai yang Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

Nasional
Kapolri: Daerah Zona Merah Covid-19 Tak Boleh Buka Tempat Wisata

Kapolri: Daerah Zona Merah Covid-19 Tak Boleh Buka Tempat Wisata

Nasional
Pimpinan KPK Pastikan Tak Ada Pegawai yang Diberhentikan karena Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

Pimpinan KPK Pastikan Tak Ada Pegawai yang Diberhentikan karena Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

Nasional
UPDATE 9 Mei: 8,6 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 9 Mei: 8,6 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Beredar Permintaan Dana Mengatasnamakan KPK, Masyarakat Diimbau Hati-hati

Beredar Permintaan Dana Mengatasnamakan KPK, Masyarakat Diimbau Hati-hati

Nasional
UPDATE 9 Mei: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 86.846 Orang

UPDATE 9 Mei: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 86.846 Orang

Nasional
Mendagri Wanti-wanti Kepala Daerah Cegah Kerumunan Jelang Lebaran: Jangan Sampai Lengah

Mendagri Wanti-wanti Kepala Daerah Cegah Kerumunan Jelang Lebaran: Jangan Sampai Lengah

Nasional
Kaji Pertanyaan Tes Pegawai KPK, Komnas Perempuan Minta Akses Langsung ke BKN

Kaji Pertanyaan Tes Pegawai KPK, Komnas Perempuan Minta Akses Langsung ke BKN

Nasional
UPDATE 9 Mei: Ada 98.395 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

UPDATE 9 Mei: Ada 98.395 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

Nasional
UPDATE 9 Mei: 3.922 Kasus Covid-19 Baru, DKI Jakarta Masih Tertinggi

UPDATE 9 Mei: 3.922 Kasus Covid-19 Baru, DKI Jakarta Masih Tertinggi

Nasional
Kemenkes: Pembayaran Insentif Tenaga Kesehatan RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet dalam Proses

Kemenkes: Pembayaran Insentif Tenaga Kesehatan RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet dalam Proses

Nasional
Muhaimin Iskandar Minta Pemerintah Tolak Masuknya Seluruh WNA ke Indonesia di Tengah Pelarangan Mudik

Muhaimin Iskandar Minta Pemerintah Tolak Masuknya Seluruh WNA ke Indonesia di Tengah Pelarangan Mudik

Nasional
UPDATE 9 Mei: Bertambah 170, Pasien Covid-19 Meninggal Kini 47.012 Orang

UPDATE 9 Mei: Bertambah 170, Pasien Covid-19 Meninggal Kini 47.012 Orang

Nasional
UPDATE 9 Mei: Pasien Sembuh Covid-19 Capai 1.568.277 Orang

UPDATE 9 Mei: Pasien Sembuh Covid-19 Capai 1.568.277 Orang

Nasional
UPDATE: Tambah 86.846 Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa 15.201.727

UPDATE: Tambah 86.846 Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa 15.201.727

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X