Datangi MKD, LBH APIK Minta Kasus Masinton Tetap Diproses

Kompas.com - 08/03/2016, 15:52 WIB
Direktur LBH Apik Ratan Bantara Mukti mendatangi Mahkamah Kehormatan Dewan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/3/2016). Dia bersama sejumlah aktivis perempuan meminta MKD ?untuk tetap mengusut kasus dugaan pemukulan oleh Anggota DPR Masinton Pasaribu  terhadap stafnya, Dita Aditia. Ihsanuddin /KOMPAS.comDirektur LBH Apik Ratan Bantara Mukti mendatangi Mahkamah Kehormatan Dewan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/3/2016). Dia bersama sejumlah aktivis perempuan meminta MKD ?untuk tetap mengusut kasus dugaan pemukulan oleh Anggota DPR Masinton Pasaribu terhadap stafnya, Dita Aditia.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Bantuan Hukum APIK beserta sejumlah aktivis perempuan mendatangi sekretariat Mahkamah Kehormatan Dewan di Gedung DPR, Selasa (8/3/2016).

Mereka menuntut agar kasus dugaan pemukulan oleh Anggota DPR Masinton Pasaribu terhadap stafnya, Dita Aditia, tetap diproses.

Meski Dita sudah mencabut laporannya, namun mereka menuntut agar penegakan etika tetap dilakukan.

"Damai itu bukan berarti proses berhenti. Ini bukan delik aduan dan masyarakat sudah tahu," kata Dirut LBH APIK, Ratna Bantara Mukti, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/8/2016).

Ratna dan kawan-kawannya diterima oleh anggota MKD dari Fraksi Gerindra Mohammad Syafii.

Mereka menyerahkan petisi di change.org yang menunjukkan netizen mendukung agar kasus Masinton tetap diproses baik secara hukum di Mabes Polri atau pun secara etika di MKD.

"Kami tidak ingin pelaku penganiayaan bebas di DPR," ujar Ratna.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menanggapi tuntutan tersebut, Syafii menegaskan bahwa saat ini MKD belum menutup kasus Masinton meski Dita sudah mencabut aduannya.

Berlanjut atau tidaknya penyidikan MKD terhadap dugaan penganiayaan ini akan tergantung dari kesepakatan seluruh anggota.

"Tergantung hasil rapat pimpinan dan rapat pleno," kata dia.

Sebelum mendatangi MKD, Ratna dan para aktivis perempuan ini juga sudah mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan hal serupa.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kuasa Hukum Sebut Tiga Saksi yang Diajukan KLB Deli Serdang Akui AHY Ketum Demokrat

Kuasa Hukum Sebut Tiga Saksi yang Diajukan KLB Deli Serdang Akui AHY Ketum Demokrat

Nasional
Ketua Komisi I Nilai Pembangunan Kapal Selam Nuklir Australia Tingkatkan Ketegangan di Kawasan

Ketua Komisi I Nilai Pembangunan Kapal Selam Nuklir Australia Tingkatkan Ketegangan di Kawasan

Nasional
Puan Sebut Indonesia Akan Terima Banyak Manfaat Bila Jadi Pusat Vaksin Global

Puan Sebut Indonesia Akan Terima Banyak Manfaat Bila Jadi Pusat Vaksin Global

Nasional
Ketua MPR Sebut Tak Perlu Ada Kekhawatiran Berlebih soal Amendemen UUD 1945

Ketua MPR Sebut Tak Perlu Ada Kekhawatiran Berlebih soal Amendemen UUD 1945

Nasional
Airlangga: Jangan Sampai Ada Gelombang Ketiga Covid-19

Airlangga: Jangan Sampai Ada Gelombang Ketiga Covid-19

Nasional
Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani Segera Disidang di PN Jakpus

Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani Segera Disidang di PN Jakpus

Nasional
Tak Sampaikan Hasil Penyelidikan ke Publik, KPI Diduga Tak Serius Tangani Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di Internalnya

Tak Sampaikan Hasil Penyelidikan ke Publik, KPI Diduga Tak Serius Tangani Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di Internalnya

Nasional
UPDATE 17 September: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 21,29 Persen

UPDATE 17 September: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 21,29 Persen

Nasional
Presiden Jokowi Dinilai Punya Tanggung Jawab Bantu Pegawai KPK yang Dipecat

Presiden Jokowi Dinilai Punya Tanggung Jawab Bantu Pegawai KPK yang Dipecat

Nasional
Pangkoarmada I Pastikan 4 KRI Beroperasi Menjaga Laut Natuna Utara

Pangkoarmada I Pastikan 4 KRI Beroperasi Menjaga Laut Natuna Utara

Nasional
UPDATE: 388.292 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 6,35 Persen

UPDATE: 388.292 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 6,35 Persen

Nasional
UPDATE: Ada 234.397 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Ada 234.397 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 17 September: 68.942 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 17 September: 68.942 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Nadiem Minta Mahasiswa yang Ikut Program Terkait Kampus Merdeka Diberi 20 SKS

Nadiem Minta Mahasiswa yang Ikut Program Terkait Kampus Merdeka Diberi 20 SKS

Nasional
UPDATE 17 September: Sebaran 3.835 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jatim

UPDATE 17 September: Sebaran 3.835 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jatim

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.