Kompas.com - 29/02/2016, 15:28 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary
SERANG, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan, teror bom di kawasan Jalan MH Thamrin, 14 Januari lalu, turut diatur oleh dua narapidana Nusakambangan.

"Ya, bisa dibilang begitu, diatur dari dalam sel Nusakambangan," ujar Luhut saat pengarahan pencegahan radikal di Serang, Banten, Senin (29/2/2016).

Dua narapidana yang dimaksud yakni Aman Abdurrahman dan Iwan Darmawan Mutho alias Rois.

Aman merupakan narapidana kasus pelatihan militer di Aceh tahun 2004. Adapun Rois adalah narapidana kasus pengeboman kantor Kedutaan Besar Australia pada September 2004.

Rois divonis hukuman mati.

Sebelum aksi teror di Thamrin, Aman dan Rois menghubungi Bahrun Naim yang dikabarkan berada di Raqqa, salah kota di Suriah yang dikuasai militer Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

Bahrun kemudian menghubungi Dian Juni Kurniadi soal rencana teror tersebut. Dian sendiri tewas dalam teror itu. Dia meledakkan dirinya sendiri di depan Pos Lalu Lintas Jalan Thamrin.

"Kami mendapatkan informasi begitu. Maka dari itu, saat ini kami coba memutus jalur komunikasi mereka," ujar Luhut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.