Kompas.com - 18/02/2016, 19:29 WIB
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Pesan Wakil Presiden pertama RI, Muhammad Hatta, begitu melekat di benak Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Laode Muhammad Syarif.

Bung Hatta pernah berpesan, jangan biarkan korupsi menjadi budaya di Indonesia.

"Saya sebagai penerus takut dikena laknat orang tua itu kalau membiarkan korupsi terjadi," ujar Laode dalam diskusi di Jakarta, Kamis (18/2/2016).

Sementara itu, yang terjadi saat ini justru korupsi masif di mana-mana. Menurut Laode, para koruptor tersebut telah membangkang dari wejangan Bung Hatta.

"Kalau hari ini kita masih lihat terang benderang korupsi, jadi kita tidak dengerin fatwa pendiri bangsa," kata Laode.

Laode mengatakan, sejak awal, bahkan jauh sebelum menjadi komisioner KPK, ia bertekad memerangi korupsi.

Ia berkelakar, saking jauhnya dari korupsi, jumlah uang dalam rekeningnya lebih kecil dari pimpinan lain.

"Kan PPATK ada profiling. Semasa capim dulu, rekening saya sudah diperiksa. Kalau diperiksa, rekening saya yang menyedihkan," kata Laode.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.