Ketua MUI: LGBT Tak Boleh Diperlakukan Diskriminatif

Kompas.com - 17/02/2016, 15:35 WIB
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2016). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINKetua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2016).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary
JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin mengimbau agar masyarakat tidak berlaku diskriminatif terhadap kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transjender (LGBT).

Menurut Ma'ruf, komunitas LGBT adalah masyarakat yang memerlukan bimbingan agar tidak kembali menyimpang.

"Kita mengimbau umat agar tidak melakukan cara-cara diskriminatif atau langkah kekerasan. Mereka (komunitas LGBT) harus dikasihani, bukan dimusuhi," kata Ma'ruf Amin dalam konferensi pers di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2016).

Ma'ruf mengatakan, sebagai sesama manusia, masyarakat juga wajib memperlakukan kaum LGBT dengan manusiawi.

Hal itu berarti tidak membedakan hak dan kewajiban dalam kehidupan sehari-hari. Meski demikian, menurut Ma'ruf, perilaku LGBT tetap bertentangan dengan ajaran Islam karena dinilai sebagai perilaku seks menyimpang.

Tak hanya itu, aktivitas LGBT dinilai tak sesuai dengan konstitusi dan Pancasila.

MUI mendesak agar pemerintah melakukan upaya rehabilitasi bagi anggota komunitas LGBT. Ia menyatakan, MUI siap untuk memberikan sosialiasi dan dakwah untuk menghindari masyarakat terpengaruh dengan perilaku LGBT.

"Kalau soal manusia, kita perlakukan sebagai manusia, tetapi perilakunya harus diluruskan," kata Ma'ruf.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Silaturahmi Politik, Golkar-PKS Bahas Pilkada 2020 dan Omnibus Law

Silaturahmi Politik, Golkar-PKS Bahas Pilkada 2020 dan Omnibus Law

Nasional
Tito Karnavian Sindir Kepala Daerah yang Tak Peduli pada Perpustakaan

Tito Karnavian Sindir Kepala Daerah yang Tak Peduli pada Perpustakaan

Nasional
Audiensi dengan Korban First Travel, Komisi VIII: Negara Bisa Digugat

Audiensi dengan Korban First Travel, Komisi VIII: Negara Bisa Digugat

Nasional
Anggota Komisi I Sebut Ada Potensi 'Abuse of Power' dalam RUU Perlindungan Data Pribadi

Anggota Komisi I Sebut Ada Potensi "Abuse of Power" dalam RUU Perlindungan Data Pribadi

Nasional
Politikus Demokrat Usul Panja Harun Masiku, KPK Fokus Tuntaskan Penyidikan

Politikus Demokrat Usul Panja Harun Masiku, KPK Fokus Tuntaskan Penyidikan

Nasional
Periksa Tersangka Kasus Korupsi di Kemenag, Ini yang Didalami KPK

Periksa Tersangka Kasus Korupsi di Kemenag, Ini yang Didalami KPK

Nasional
Airlangga Tak Persoalkan Jokowi Bicara Reshuffle Kabinet ke Pegiat Medsos

Airlangga Tak Persoalkan Jokowi Bicara Reshuffle Kabinet ke Pegiat Medsos

Nasional
Ini Hasil Penggeledahan Rumah Warga di Batan Indah Terkait Radiasi Nuklir

Ini Hasil Penggeledahan Rumah Warga di Batan Indah Terkait Radiasi Nuklir

Nasional
KPK Geledah Apartemen yang Diduga Tempat Nurhadi Bersembunyi, tetapi Nihil

KPK Geledah Apartemen yang Diduga Tempat Nurhadi Bersembunyi, tetapi Nihil

Nasional
Telusuri Aset Para Tersangka Kasus Jiwasraya, Kejagung Minta Keterangan 17 Bank

Telusuri Aset Para Tersangka Kasus Jiwasraya, Kejagung Minta Keterangan 17 Bank

Nasional
Mendagri Ungkap Ada Anggaran Daerah yang Disimpan di Bank, Berharap Deposito

Mendagri Ungkap Ada Anggaran Daerah yang Disimpan di Bank, Berharap Deposito

Nasional
Menkominfo: Ada 127 Hoaks di Indonesia soal Virus Corona, Salah Satunya Menular Lewat Nyamuk

Menkominfo: Ada 127 Hoaks di Indonesia soal Virus Corona, Salah Satunya Menular Lewat Nyamuk

Nasional
Mahfud Sebut Koordinasi Pembangunan Papua Akan Lebih Terarah

Mahfud Sebut Koordinasi Pembangunan Papua Akan Lebih Terarah

Nasional
Polisi Periksa 17 Saksi Terkait Limbah Radioaktif di Tangerang Selatan

Polisi Periksa 17 Saksi Terkait Limbah Radioaktif di Tangerang Selatan

Nasional
Malaysia Belajar Pengelolaan Laporan Harta Pejabat ke KPK

Malaysia Belajar Pengelolaan Laporan Harta Pejabat ke KPK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X