Kapolri: Jumlah Tersangka Bom Thamrin Bertambah Jadi 22 Orang

Kompas.com - 12/02/2016, 18:12 WIB
Kedai kopi Starbucks yang hancur terkena ledakan bom di Jalan MH Thamrin, Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016). Serangkaian ledakan menewaskan sejumlah orang, terjadi baku tembak antara polisi dan beberapa orang yang diduga pelaku. KOMPAS / LUCKY PRANSISKAKedai kopi Starbucks yang hancur terkena ledakan bom di Jalan MH Thamrin, Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016). Serangkaian ledakan menewaskan sejumlah orang, terjadi baku tembak antara polisi dan beberapa orang yang diduga pelaku.
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Polri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti mengatakan bahwa jumlah tersangka terkait bom di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, telah bertambah menjadi 22 orang.

Menurut Kapolri, semua tersangka juga telah ditahan.

"Yang ditahan kemarin sudah ditambah lagi, 19 ditambah tiga, jadi 22 total," kata Badrodin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (12/2/2016).

Badrodin menuturkan, para tersangka berkolaborasi dalam aksi peledakan bom di kawasan Jalan MH Thamrin. Para tersangka, ia sebut, memiliki jaringan dari Poso dan Suriah.

"Tidak bisa dikatakan satu saja, tetapi mereka berkaitan," ujarnya.

Bom meledak di kawasan Jalan MH Thamrin pada 14 Januari 2016 lalu. Sejumlah orang tewas dan di antaranya adalah pelaku teror.

Merespons aksi teror itu, pemerintah mengusulkan dilakukan revisi terhadap Undang-Undang Nomor 15/2003 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X