Hasilkan 671 Pengajar Muda dalam 5 Tahun, Indonesia Mengajar Gelar Syukuran

Kompas.com - 31/01/2016, 13:09 WIB
Andri Donnal Putera Menteri Pendidikan Anies Baswedan saat menghadiri Kompasianival 2015 "Indonesia Juara" di Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu (12/12/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com - Program Indonesia Mengajar menggelar syukuran atas keberhasilan yang dicapai dalam 5 tahun terakhir.

Sejak 2010, program nirlaba yang fokus pada bidang pendidikan tersebut telah menghasilkan 671 pengajar muda yang tersebar di sejumlah tempat terpencil dan terpelosok di Indonesia.

"Program ini luar biasa, ada banyak gerakan baru tumbuh dari Indonesia Mengajar," ujar salah satu penggagas program Indonesia Mengajar, Anies Baswedan, di Gedung Pertamina, Jakarta Pusat, Minggu (31/1/2016).

Menurut Anies, acara ini digelar sebagai bentuk ucapan rasa syukur atas apa yang telah dicapai para relawan hingga saat ini.


Program Indonesia Mengajar saat ini telah menelurkan beberapa program lain seperti Kelas Inspirasi, Penyala, dan Ruang Berbagi Ilmu.

Menurut Anies, untuk Kelas Inspirasi saja saat ini telah dilakukan di 300 kota seluruh Indonesia.

Kelas Inspirasi mengajak kalangan profesional dari latar belakang apapun untuk berbagi inspirasi selama satu hari kepada anak-anak di berbagai daerah.

"Minat relawan luar biasa tinggi, hanya dengan kesadaran ini bukan tentang kita, tapi tentang Indonesia, ekspresi cinta karena kita orang Indonesia," kata Anies yang juga sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Saat ini, program Indonesia Mengajar telah sampai pada angkatan ke-XIII, dan menjangkau 20 kabupaten/kota. Setiap tahunnya, terdapat dua angkatan yang ditugaskan ke daerah, dengan masing-masing angkatan terdiri dari 50 pengajar muda.



EditorSandro Gatra

Terkini Lainnya

Klarifikasi Sepekan: Polemik Sumbangan Kasir Indomaret, 'Quick Count', hingga Penanganan Kasus Makar

Klarifikasi Sepekan: Polemik Sumbangan Kasir Indomaret, "Quick Count", hingga Penanganan Kasus Makar

Nasional
Hoaks Sepekan: Pengancam Jokowi, Aksi Gangster, hingga BPJS Beri Rp 2 Juta

Hoaks Sepekan: Pengancam Jokowi, Aksi Gangster, hingga BPJS Beri Rp 2 Juta

Nasional
Airlangga Hartarto: Sejak Reformasi, Baru Pertama Kali Golkar Menangkan Capres

Airlangga Hartarto: Sejak Reformasi, Baru Pertama Kali Golkar Menangkan Capres

Nasional
Tanggapi Airlangga, Jokowi Sebut Wajar Partai Golkar Ingin Kursi Ketua MPR

Tanggapi Airlangga, Jokowi Sebut Wajar Partai Golkar Ingin Kursi Ketua MPR

Nasional
Jokowi: Namanya Kalah Ya Pasti Tidak Puas, tetapi Ikuti Mekanisme

Jokowi: Namanya Kalah Ya Pasti Tidak Puas, tetapi Ikuti Mekanisme

Nasional
Ketum Golkar: Yang Tak Puas Hasil Pemilu Jangan Cari Solusi di Jalanan

Ketum Golkar: Yang Tak Puas Hasil Pemilu Jangan Cari Solusi di Jalanan

Nasional
Ditanya Keinginan Bertemu Prabowo, Ini Tanggapan Jokowi

Ditanya Keinginan Bertemu Prabowo, Ini Tanggapan Jokowi

Nasional
Rekapitulasi KPU: Golkar Unggul di Sulsel, Nasdem dan Gerindra Masuk Tiga Besar

Rekapitulasi KPU: Golkar Unggul di Sulsel, Nasdem dan Gerindra Masuk Tiga Besar

Nasional
Ferdinand Hutahaean: Saya Berhenti Mendukung Prabowo-Sandiaga

Ferdinand Hutahaean: Saya Berhenti Mendukung Prabowo-Sandiaga

Nasional
Jokowi-Jusuf Kalla Hadiri Acara Buka Puasa Partai Golkar

Jokowi-Jusuf Kalla Hadiri Acara Buka Puasa Partai Golkar

Nasional
Saksi BPN Prabowo-Sandi Tolak Tanda Tangan Rekapitulasi Suara di Sulsel Meski Unggul

Saksi BPN Prabowo-Sandi Tolak Tanda Tangan Rekapitulasi Suara di Sulsel Meski Unggul

Nasional
Rekapitulasi KPU: Prabowo-Sandiaga Ungguli Jokowi-Ma'ruf di Sulawesi Selatan

Rekapitulasi KPU: Prabowo-Sandiaga Ungguli Jokowi-Ma'ruf di Sulawesi Selatan

Nasional
Pengacara Eggi Sudjana Ingin Hadirkan Ahli dan Gelar Perkara Bersama Penyidik

Pengacara Eggi Sudjana Ingin Hadirkan Ahli dan Gelar Perkara Bersama Penyidik

Nasional
Pengacara Sebut Eggi Sudjana Bertindak Selaku Advokat, Sehingga Tak Bisa Dipidana

Pengacara Sebut Eggi Sudjana Bertindak Selaku Advokat, Sehingga Tak Bisa Dipidana

Nasional
Ada Ancaman Teroris, Bawaslu Percaya kepada TNI dan Polri Soal Pengamanan 22 Mei

Ada Ancaman Teroris, Bawaslu Percaya kepada TNI dan Polri Soal Pengamanan 22 Mei

Nasional

Close Ads X