Eks Ketum Gafatar: Kami Juga Ingin Semuanya Jelas supaya Kami Tidak Digantung

Kompas.com - 29/01/2016, 14:56 WIB
Mantan Ketua Gerakan Fajar Nusantara, Mahful Tumanurung, saat memenuhi panggilan Badan Koordinasi Pengawasan Aliran dan Kepercayaan Masyarakat untuk dimintai keterangan soal Gafatar di kantor Jaksa Agung Muda Intelijen, Kejaksaan Agung, Jumat (29/1/2016).




KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOMantan Ketua Gerakan Fajar Nusantara, Mahful Tumanurung, saat memenuhi panggilan Badan Koordinasi Pengawasan Aliran dan Kepercayaan Masyarakat untuk dimintai keterangan soal Gafatar di kantor Jaksa Agung Muda Intelijen, Kejaksaan Agung, Jumat (29/1/2016).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, Kompas.com - Mantan Ketua Umum Gerakan Fajar Nusantara Mahful Tumanurung menginginkan agar pemerintah mengambil sikap yang jelas, tegas, adil, dan bijak atas keberadaan organisasi tersebut.

Mahful mengatakan, sikap tegas pemerintah diperlukan agar status mereka jelas dan anggota eks Gafatar bisa kembali berbaur dengan masyarakat.

Hal itu dia sampaikan saat memenuhi panggilan Badan Koordinasi Pengawasan Aliran dan Kepercayaan di kantor Jamintel, Kejaksaan Agung, Jumat (29/1/2016).

"Tidak ditanya apa-apa, saya hanya menjelaskan soal Gafatar. Kami juga ingin semuanya jelas, supaya kami tidak digantung sehingga teman-teman bisa kembali ke masyarakat dengan tenang, memulai kembali hidupnya. Syukur-syukur kami bisa dikembalikan ke Kalimantan," kata Mahful.

Ia mengatakan bahwa Gafatar sebenarnya sudah bubar sejak 11 Agustus 2015. Mahful meminta pemerintah melindungi aset-aset eks anggota Gafatar, berupa benda bergerak dan tidak bergerak.

Hingga saat ini Mahful masih dimintai keterangan di Kejagung dengan didampingi oleh Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia dan Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Robin Minta Maaf Libatkan Para Saksi Dalam Perkaranya, Saksi: Istri Saya Sampai Meninggal

Robin Minta Maaf Libatkan Para Saksi Dalam Perkaranya, Saksi: Istri Saya Sampai Meninggal

Nasional
Peringatan Maulid Nabi, Wapres Singgung Soal Prioritas Pemerintah Siapkan SDM

Peringatan Maulid Nabi, Wapres Singgung Soal Prioritas Pemerintah Siapkan SDM

Nasional
Airlangga: 176 Orang Terpapar Covid-19 di PON XX Papua

Airlangga: 176 Orang Terpapar Covid-19 di PON XX Papua

Nasional
Jokowi Ingin Booster Vaksinasi Covid-19 Mulai Disuntikkan Awal 2022

Jokowi Ingin Booster Vaksinasi Covid-19 Mulai Disuntikkan Awal 2022

Nasional
Saksi Mengaku Diancam Akan Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi Jika Tak Beri Uang Stepanus Robin

Saksi Mengaku Diancam Akan Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi Jika Tak Beri Uang Stepanus Robin

Nasional
125 Pegawai Kementerian ATR/BPN Terlibat Mafia Tanah, 32 di Antaranya Dihukum Berat

125 Pegawai Kementerian ATR/BPN Terlibat Mafia Tanah, 32 di Antaranya Dihukum Berat

Nasional
TNI AL Segera Buat Film Sejarah Pertempuran Laut Arafuru

TNI AL Segera Buat Film Sejarah Pertempuran Laut Arafuru

Nasional
Beredar Surat Kabar Berlogo Menyerupai Logo KPK, Diduga untuk Memeras

Beredar Surat Kabar Berlogo Menyerupai Logo KPK, Diduga untuk Memeras

Nasional
Luhut: Kalau Bisa Lewati Nataru, Kita Bisa Masuk ke Endemi Awal 2022

Luhut: Kalau Bisa Lewati Nataru, Kita Bisa Masuk ke Endemi Awal 2022

Nasional
Menkes Koordinasi dengan Menteri Haji Arab Saudi Terkait Pelaksanaan Umrah

Menkes Koordinasi dengan Menteri Haji Arab Saudi Terkait Pelaksanaan Umrah

Nasional
PDI-P Klaim Kemenangan Piala Thomas Tak Lepas dari Jokowi, Demokrat: Kemenangan Bangsa Indonesia

PDI-P Klaim Kemenangan Piala Thomas Tak Lepas dari Jokowi, Demokrat: Kemenangan Bangsa Indonesia

Nasional
Kapolri Perintahkan Kapolda Sanksi Anggota yang Lakukan Kekerasan

Kapolri Perintahkan Kapolda Sanksi Anggota yang Lakukan Kekerasan

Nasional
Bangun Gedung Baru, Golkar Sisipkan Nama Akbar Tandjung di Kantor DPP

Bangun Gedung Baru, Golkar Sisipkan Nama Akbar Tandjung di Kantor DPP

Nasional
Stepanus Robin Tawarkan Bantu Urus Perkara, Rita Widyasari: Saya Pikir KPK Berubah

Stepanus Robin Tawarkan Bantu Urus Perkara, Rita Widyasari: Saya Pikir KPK Berubah

Nasional
PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 8 November, Tak Ada Provinsi Level 4

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 8 November, Tak Ada Provinsi Level 4

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.