Kapolri: Terduga Teroris yang Ditangkap di Bekasi Terkait ISIS

Kompas.com - 23/12/2015, 16:45 WIB
Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti saat ditemui di Kantor Menko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2015). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINKepala Polri Jenderal Badrodin Haiti saat ditemui di Kantor Menko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2015).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Polri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti membenarkan adanya penangkapan seorang terduga teroris di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (23/12/2015).

Badrodin menyebutkan bahwa seorang terduga teroris tersebut terkait dengan kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

"Sudah diketahui, ini ada hubungannya dengan yang di Suriah," ujar Badrodin saat ditemui di Kantor Menko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu.

Badrodin tidak menyebutkan secara detail identitas terduga teroris tersebut.


Namun, dapat diketahui bahwa terduga teroris tersebut sedang mempersiapkan aksi teror yang akan dilakukan pada akhir Desember 2015.

Sebelumnya, tim dari Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri telah menangkap sembilan pelaku teror selama dua hari berturut-turut, yakni pada 18 dan 19 Desember 2015.

Kesembilan pelaku ditangkap di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Mereka ditangkap karena diduga hendak melakukan aksi pada bulan Desember 2015 ini.

Target utama kelompok ini adalah tempat tertentu, orang tertentu, dan aliran lain yang dianggap berseberangan dengan aliran mereka.

Tempat tertentu yang dimaksud adalah kantor polisi dan tempat ibadah.

Sementara itu, orang tertentu yang dimaksud adalah pejabat Polri, pejabat Densus 88 Antiteror, pejabat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan pejabat pemerintahan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X