Masinton: RJ Lino dari Awal Memang Bermasalah

Kompas.com - 18/12/2015, 21:03 WIB
Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino KOMPAS.com/Sabrina AsrilDirektur Utama PT Pelindo II RJ Lino
Penulis Ihsanuddin
|
EditorSabrina Asril
JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Panitia Khusus Angket Pelindo II DPR, Masinton Pasaribu, tidak heran dengan langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menetapkan Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost Lino sebagai tersangka.

"Jadi, Lino ini dari awal memang bermasalah," kata Masinton saat dihubungi, Jumat (18/12/2015).

Masinton mengingat reaksi Lino yang marah dan langsung menghubungi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sofyan Djalil ketika kantornya digeledah oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Agustus lalu.

Kemudian, setelah kejadian itu, Kepala Bareskrim Polri Komjen Budi Waseso dirotasi.

(Baca: KPK Tetapkan RJ Lino sebagai Tersangka)

"Saya punya feeling kuat, ada banyak skandal di sana," ucap Masinton.

Setelah pembentukan pansus, dia melanjutkan, skandal itu pun terbukti.

Pansus menemukan adanya pelanggaran perpanjangan kontrak Jakarta International Container Terminal (JICT) kepada perusahaan asing asal Hongkong, Hutchinson Port Holding. Sejumlah dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa pun ditemukan.

(Baca: RJ Lino Diduga Tunjuk Langsung Perusahaan China dalam Pengadaan QCC)

Salah satunya, kata dia, adalah dugaan korupsi quay crane container (QCC) yang membuat Lino menjadi tersangka KPK.

"Kan pengadaan barang dan jasa itu banyak kasusnya. Di KPK quay crane, di Bareskrim mobile crane," ucap politisi PDI-P ini.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas Covid-19: Swab Antigen Bisa Gantikan Rapid Test Antibodi

Satgas Covid-19: Swab Antigen Bisa Gantikan Rapid Test Antibodi

Nasional
Pegawai Ditahan KPK karena Kasus Proyek Jembatan, WIKA Hormati Proses Hukum

Pegawai Ditahan KPK karena Kasus Proyek Jembatan, WIKA Hormati Proses Hukum

Nasional
Tersangka Pencabulan Remaja Jadi Plt Bupati Buton Utara, Ini Kata Komnas Perempuan

Tersangka Pencabulan Remaja Jadi Plt Bupati Buton Utara, Ini Kata Komnas Perempuan

Nasional
Pesan Febri Diansyah untuk KPK: Bangun Komunikasi Dua Arah

Pesan Febri Diansyah untuk KPK: Bangun Komunikasi Dua Arah

Nasional
Pamit dari KPK, Febri Diansyah Harap Semangat Pegawai Tak Runtuh

Pamit dari KPK, Febri Diansyah Harap Semangat Pegawai Tak Runtuh

Nasional
Kasus Covid-19 Naik 16,4 Persen Dalam Sepekan, Ini Rinciannya...

Kasus Covid-19 Naik 16,4 Persen Dalam Sepekan, Ini Rinciannya...

Nasional
Satgas Covid-19 Kecewa Masih Ada Kampanye Pilkada Timbulkan Kerumunan

Satgas Covid-19 Kecewa Masih Ada Kampanye Pilkada Timbulkan Kerumunan

Nasional
Instagram Pariwisata Vanuatu Diwarnai Komentar Rasisme, Ini Tanggapan Kemenlu

Instagram Pariwisata Vanuatu Diwarnai Komentar Rasisme, Ini Tanggapan Kemenlu

Nasional
Febri Diansyah: Independensi KPK Tidak Cukup dengan Satu Kalimat

Febri Diansyah: Independensi KPK Tidak Cukup dengan Satu Kalimat

Nasional
Gubernur Lemhanas: Isu Komunisme Sengaja Dimunculkan untuk Kepentingan Politik

Gubernur Lemhanas: Isu Komunisme Sengaja Dimunculkan untuk Kepentingan Politik

Nasional
Kontras Pertimbangkan Gugat Keppres Terkait Eks Tim Mawar Menjabat di Kemenhan

Kontras Pertimbangkan Gugat Keppres Terkait Eks Tim Mawar Menjabat di Kemenhan

Nasional
Komnas Perempuan Catat 115 Kasus Kekerasan Seksual Libatkan Pejabat Publik Selama 2018-2019

Komnas Perempuan Catat 115 Kasus Kekerasan Seksual Libatkan Pejabat Publik Selama 2018-2019

Nasional
Hasil Tes 'Swab' Seluruh Pimpinan dan Pegawai DKPP Negatif Covid-19

Hasil Tes "Swab" Seluruh Pimpinan dan Pegawai DKPP Negatif Covid-19

Nasional
Mundur dari KPK, Febri Diansyah Ungkap Pergulatan Batin Selama Setahun

Mundur dari KPK, Febri Diansyah Ungkap Pergulatan Batin Selama Setahun

Nasional
ICW Sarankan Presiden Evaluasi Kinerja Penegak Hukum Terkait Penanganan Kasus Korupsi

ICW Sarankan Presiden Evaluasi Kinerja Penegak Hukum Terkait Penanganan Kasus Korupsi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X