JK Berangkatkan Relawan Umrah karena Sumbangkan Darah 100 Kali

Kompas.com - 18/12/2015, 15:18 WIB
Presiden Jokowi menyematkan tanda kehormatan Satyalencana kepada para relawan yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 100 kali di Istana Bogor, Jumat (18/12/2015). BIRO PERS-SETPRES/ IntanPresiden Jokowi menyematkan tanda kehormatan Satyalencana kepada para relawan yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 100 kali di Istana Bogor, Jumat (18/12/2015).
|
EditorSabrina Asril
BOGOR, KOMPAS.com — Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi kesempatan kepada 20 relawan yang sudah menyumbangkan darah sebanyak 100 kali untuk beribadah umrah.

Penghargaan ini diberikan Kalla secara pribadi dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI).

"Pak Jusuf Kalla akan memberi 20 orang berangkat umrah," kata Ketua Harian PMI, Ginandjar Kartasasmita, dalam acara penganugerahan tanda kehormatan Satyalencana Kebaktian Sosial kepada para donor darah, di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (18/12/2015).

Ginandjar mengungkapkan, ada 893 relawan yang dianugerahi tanda kehormatan oleh Presiden Joko Widodo. Penentuan 20 relawan yang mendapat kesempatan umrah dilakukan secara diundi.

"Untuk yang non-Muslim diberi kebebasan menentukan tujuan perjalanan suci," ucapnya.

Dari 893 relawan yang dianugerahi tanda kehormatan, 20 relawan di antaranya perempuan.

Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah relawan penerima tanda kehormatan terbanyak, yakni 378 relawan. Rata-rata relawan memerlukan waktu 25-30 tahun untuk untuk memberikan darah sampai 100 kali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rata-rata mereka telah menyumbangkan sedikitnya 30 liter darah untuk tujuan kemanusiaan.

Penganugerahan tanda kehormatan dilakukan secara simbolis oleh Presiden Jokowi kepada 26 relawan dari 26 provinsi. Wapres Kalla juga memberikan cincin emas secara simbolis kepada relawan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Orang Tewas di Yahukimo Papua, TNI Sebut Ditembak KKB

5 Orang Tewas di Yahukimo Papua, TNI Sebut Ditembak KKB

Nasional
Jokowi: Situasi Pandemi Belum Berakhir, Masih 'Extraordinary'

Jokowi: Situasi Pandemi Belum Berakhir, Masih "Extraordinary"

Nasional
UPDATE: Tambah 8 Orang, Total 5.069 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE: Tambah 8 Orang, Total 5.069 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
Satgas Sebut Positivity Rate Covid-19 Indonesia Dekati 15 Persen, Harus Dikendalikan

Satgas Sebut Positivity Rate Covid-19 Indonesia Dekati 15 Persen, Harus Dikendalikan

Nasional
Kasus Polisi Pemerkosa Remaja Briptu Nikmal dan Desakan Penyelesaian RUU PKS...

Kasus Polisi Pemerkosa Remaja Briptu Nikmal dan Desakan Penyelesaian RUU PKS...

Nasional
Satgas Covid-19 Sebut Jumlah Pemeriksaan PCR Tidak Dikurangi

Satgas Covid-19 Sebut Jumlah Pemeriksaan PCR Tidak Dikurangi

Nasional
POGI Rekomendasikan Vaksinasi Covid-19 terhadap Ibu Hamil

POGI Rekomendasikan Vaksinasi Covid-19 terhadap Ibu Hamil

Nasional
Pemerintah Diminta Segera Fungsikan Asrama Haji Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Pemerintah Diminta Segera Fungsikan Asrama Haji Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Nasional
[POPULER NASIONAL] Hong Kong Tetapkan Indonesia Berisiko Tinggi Covid-19 | Polri Minta Maaf soal Pemerkosaan oleh Polisi

[POPULER NASIONAL] Hong Kong Tetapkan Indonesia Berisiko Tinggi Covid-19 | Polri Minta Maaf soal Pemerkosaan oleh Polisi

Nasional
POGI Ingatkan Risiko Persalinan Prematur akibat Covid-19

POGI Ingatkan Risiko Persalinan Prematur akibat Covid-19

Nasional
Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan, Moeldoko: Covid-19 Menyerang Tak Pandang Bulu

Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan, Moeldoko: Covid-19 Menyerang Tak Pandang Bulu

Nasional
Covid-19 Melonjak Drastis, Moeldoko Minta Masyarakat Saling Jaga dengan 5M

Covid-19 Melonjak Drastis, Moeldoko Minta Masyarakat Saling Jaga dengan 5M

Nasional
Satgas Covid-19 Minta Pemda Terapkan Mekanisme PPKM Mikro secara Benar

Satgas Covid-19 Minta Pemda Terapkan Mekanisme PPKM Mikro secara Benar

Nasional
Rekor Kasus Harian Covid-19, Peningkatan Dua Kali Lipat di Pulau Jawa

Rekor Kasus Harian Covid-19, Peningkatan Dua Kali Lipat di Pulau Jawa

Nasional
Vonis 4 Tahun Penjara bagi Rizieq Shihab dalam Kasus 'Swab Test' RS Ummi

Vonis 4 Tahun Penjara bagi Rizieq Shihab dalam Kasus "Swab Test" RS Ummi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X