Kompas.com - 16/12/2015, 20:17 WIB
|
EditorSabrina Asril
JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus telah selesai memeriksa Sekretaris Jenderal DPR RI Winantuningtyastiti Swasani, Rabu (16/12/2015).

Dia diperiksa sebagai saksi perkara dugaan permufakatan jahat yang melibatkan Ketua DPR RI Setya Novanto dan pengusaha Muhammad Riza Chalid.

Kepada wartawan, dia mengaku disodorkan 35 pertanyaan. Kebanyakan terkait dengan Ketua DPR Setya Novanto.

"Pertanyaannya ya sebatas tugas-tugas ketua DPR apa saja, tugas-tugas anggota DPR apa saja, " ujar Winantuningtyastiti.

Selain itu, Winantuningtyastiti juga mengaku dimintai sejumlah dokumen, antara lain soal tata tertib anggota DPR RI dan Keputusan Presiden soal pengangkatan Ketua DPR RI Setya Novanto. Winantuningtyastiti juga membenarkan bahwa penyidik menanyakan apa kegiatan Novanto.

Namun, pertanyaan tidak spesifik soal pertemuan Novanto dengan pengusaha Muhammad Riza Chalid dan Presiden Direktur PT Freeport Maroef Sjamsoeddin.

"Ya (ditanya soal itu). Tapi kan saya enggak tahu. Memang tidak tahu banyak," ujar dia.

Penyidik Jampidsus tengah mengusut perkara dugaan permufakatan jahat yang dilakukan oleh Novanto dan Riza Chalid.

Perkara itu masih berstatus penyelidikan. Belum ada tersangka dalam perkara itu. Dugaan permufakatan jahat itu terjadi saat Setya Novanto dan Riza Chalid menggelar pertemuan dengan Presiden Direktur PT Freeport Maroef Sjamsoeddin.

Dalam rekaman pertemuan itu, Chalid dan Novanto disebut meminta saham ke Freeport atas nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.