Kompas.com - 07/12/2015, 17:00 WIB
Wakil Ketua KPK, Adnan Pandu Praja berorasi di hadapan massa pegiat antikorupsi yang menggelar Pegiat antikorupsi menggelar gerakan #SaveKPK di area hari bebas kendaraan bermotor di Jakarta, Minggu (25/1/2015). Gerakan ini merupakan respons terhadap penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto oleh polisi, sekaligus perlawanan terhadap upaya kriminalisasi KPK yang dikhawatirkan akan menghambat gerakan pemberantasan korupsi. KOMPAS/HERU SRI KUMORO HERU SRI KUMOROWakil Ketua KPK, Adnan Pandu Praja berorasi di hadapan massa pegiat antikorupsi yang menggelar Pegiat antikorupsi menggelar gerakan #SaveKPK di area hari bebas kendaraan bermotor di Jakarta, Minggu (25/1/2015). Gerakan ini merupakan respons terhadap penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto oleh polisi, sekaligus perlawanan terhadap upaya kriminalisasi KPK yang dikhawatirkan akan menghambat gerakan pemberantasan korupsi. KOMPAS/HERU SRI KUMORO
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS - Perilaku korupsi yang dilakukan sejumlah elite politik di negeri ini sungguh memuakkan bagi generasi muda sekarang ini.

Kemuakan mereka itu tergambar dari ungkapan lantang saat mereka menyuarakan gerakan antikorupsi pada lomba orasi anti korupsi di Masjid Raya Muhammadiyah, Jalan Sancang, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (6/12/2015).

Agung Parlindo, misalnya. Seperti dalam slogan, "NKRI harga mati", maka mahasiswa Universitas Islam Negeri Bandung itu menyebut perlawanan terhadap korupsi adalah harga mati.

"Salam perjuangan. Salam perubahan. Lawan korupsi harga mati. Korupsi sudah menjadi penyakit mental dan moral yang mewabah," ujarnya.

Peserta lain, Roby Prananta Yuda dari SMA Negeri 3 Kabupaten Bandung, lain lagi. Ia justru mengajak para pemuda dan pemudi membangun negeri.

"Para pemuda bisa membawa Indonesia masuk ke era reformasi tanpa korupsi. Aset terpenting negara adalah generasi muda. Pemuda bisa jadi garda terdepan untuk mewujudkan cita-cita bangsa," kata Roby.

Agung dan Roby tercatat sebagai 2 dari 19 peserta lomba orasi anti korupsi hasil seleksi dari 43 pelajar dan mahasiswa yang mendaftar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Orasi mereka dinilai tidak hanya dari sisi kualitas materi, tetapi juga cara mereka berorasi.

Lomba orasi anti korupsi itu digelar Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah dalam rangkaian Festival Antikorupsi 2015.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman awal kepada para pelajar dan mahasiswa agar bisa mengenali isi, substansi, konten, dan pemikiran tentang fenomena politik di Indonesia, khususnya tentang korupsi yang kian merajalela.

"Orasi seperti ini bagus sekali agar kita memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam membangun negeri yang baik," ujar salah seorang jajaran PP Pemuda Muhammadiyah Jawa Barat, Ayat Ilmiati, yang mengapresiasi kegiatan ini.

Ayat menekankan kepada peserta dan hadirin hal terpenting dari lomba orasi itu adalah langkah selanjutnya untuk tidak melakukan korupsi dalam berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiba di BBJ, Wapres Tinjau Vaksinasi Covid-19 yang Digelar KG dan Dewan Pers

Tiba di BBJ, Wapres Tinjau Vaksinasi Covid-19 yang Digelar KG dan Dewan Pers

Nasional
Menkes Sebut RI Sambut Baik Ajakan Joe Biden Terkait Penanganan Covid-19

Menkes Sebut RI Sambut Baik Ajakan Joe Biden Terkait Penanganan Covid-19

Nasional
Saat Alex Noerdin Jadi Tersangka Dua Kasus Korupsi dalam Sepekan

Saat Alex Noerdin Jadi Tersangka Dua Kasus Korupsi dalam Sepekan

Nasional
Jokowi Diundang Presiden AS untuk Bahas Pandemi, Percepatan Vaksinasi Covid-19 Jadi Pokok Pembahasan

Jokowi Diundang Presiden AS untuk Bahas Pandemi, Percepatan Vaksinasi Covid-19 Jadi Pokok Pembahasan

Nasional
Jokowi Sambut Baik Ajakan Joe Biden Bangun Arsitektur Sistem Ketahanan Kesehatan Global

Jokowi Sambut Baik Ajakan Joe Biden Bangun Arsitektur Sistem Ketahanan Kesehatan Global

Nasional
Jadi Tersangka KPK, Ini Profil Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur

Jadi Tersangka KPK, Ini Profil Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur

Nasional
Di Forum PBB, Jokowi Bicara Marginalisasi Perempuan di Afghanistan hingga Krisis Myanmar

Di Forum PBB, Jokowi Bicara Marginalisasi Perempuan di Afghanistan hingga Krisis Myanmar

Nasional
Jokowi: Kita Harus Menata Ulang Ketahanan Kesehatan Global

Jokowi: Kita Harus Menata Ulang Ketahanan Kesehatan Global

Nasional
Menlu Retno: Kesetaraan Vaksin Covid-19 Jadi Ujian Moral Terbesar Saat Ini

Menlu Retno: Kesetaraan Vaksin Covid-19 Jadi Ujian Moral Terbesar Saat Ini

Nasional
Jokowi di Sidang Umum PBB: Kita Harus Serius Lawan Terorisme hingga Perang

Jokowi di Sidang Umum PBB: Kita Harus Serius Lawan Terorisme hingga Perang

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Dijadwalkan Hadiri Vaksinasi bagi 10.000 Pekerja Media yang Diselenggarakan KG dan Dewan Pers

Wapres Ma'ruf Amin Dijadwalkan Hadiri Vaksinasi bagi 10.000 Pekerja Media yang Diselenggarakan KG dan Dewan Pers

Nasional
Ini Daftar Hari Libur Nasional 2022

Ini Daftar Hari Libur Nasional 2022

Nasional
Di PBB, Menlu Sampaikan Keprihatinannya atas Diskriminasi Penerimaan Vaksin Covid-19 di Afrika

Di PBB, Menlu Sampaikan Keprihatinannya atas Diskriminasi Penerimaan Vaksin Covid-19 di Afrika

Nasional
Jadi Tersangka Suap, Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur Punya Harta Rp 478 Juta

Jadi Tersangka Suap, Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur Punya Harta Rp 478 Juta

Nasional
Jubir Pemerintah: Pakai Masker Berlaku untuk Semua Level PPKM

Jubir Pemerintah: Pakai Masker Berlaku untuk Semua Level PPKM

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.