Kompas.com - 03/12/2015, 14:52 WIB
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin, didampingi sejumlah stafnya saat berkunjung ke Redaksi Kompas, Jakarta, Senin (16/2/2015). Dalam kunjungan tersebut Freeport mensosialisasikan rencana pembangunan fasilitas pengolahan barang tambang (smelter). KOMPAS/TOTOK WIJAYANTOPresiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin, didampingi sejumlah stafnya saat berkunjung ke Redaksi Kompas, Jakarta, Senin (16/2/2015). Dalam kunjungan tersebut Freeport mensosialisasikan rencana pembangunan fasilitas pengolahan barang tambang (smelter).
Penulis Dani Prabowo
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin mengaku, baru mengenal sosok pengusaha minyak Riza Chalid.

Perkenalan dengan Riza, kata dia, diinisiasi oleh Ketua DPR Setya Novanto.

Maroef mengatakan, pada akhir pertemuan pertama dengan Novanto yang terjadi pada April 2015 di Kompleks Parlemen, politisi Partai Golkar itu kembali meminta agar dapat dijadwalkan pertemuan ulang.

"'Pak Maroef kapan-kapan kita ketemu lagi ya. Kita ngopi-ngopi. Dan saya kenalkan dengan kawan saya.' Saya enggak tahu dan enggak tanya siapa kawan itu," kata Maroef, menirukan Novanto saat bersaksi dalam persidangan di Mahkamah Kehormatan Dewan di Kompleks Parlemen, Kamis (3/12/2015).

Sekitar Mei 2015, Novanto mengirimkan pesan singkat kepada Maroef. "Bisa saya call?" demikian isi pesan singkat itu.

Namun, Maroef kemudian berinisiatif untuk menelepon Novanto langsung.

Melalui sambungan telepon, Novanto kembali mengajak bertemu. Ajakan itu dipenuhi.

Setelah itu, Maroef meminta stafnya bernama Dedi untuk mengatur jalannya pertemuan. Komunikasi pengaturan pertemuan itu dilakukan dengan staf Novanto bernama Dina.

Pertemuan kedua terjadi 13 Mei 2015 di Hotel Ritz Carlton. Pada 8 Juni 2015, pertemuan kembali dilakukan di hotel yang sama, tepatnya di lantai 21. 

Maroef mengungkapkan pertemuan itu berlangsung di sebuah meeting room. Di dalamnya terdapat meja besar yang dapat menampung 12 orang.

Saat tiba, Riza sudah berada di dalam bersama Novanto.

"Ternyata di dalam sudah ada orang lain bersama Ketua DPR. Dan saya baru ketemu, 'Ini kawan saya, Pak Riza Chalid'," kata Maroef menirukan Novanto saat memperkenalkan Riza Chalid.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temui Warga Tergusur di Tanjung Priok, Giring Singgung Proyek Firaun

Temui Warga Tergusur di Tanjung Priok, Giring Singgung Proyek Firaun

Nasional
Tingginya Penambahan Covid-19 dalam 3 Hari, Terbaru 3.205 Kasus

Tingginya Penambahan Covid-19 dalam 3 Hari, Terbaru 3.205 Kasus

Nasional
Kemenkes: Dua Pasien Omicron yang Meninggal Dunia Punya Komorbid

Kemenkes: Dua Pasien Omicron yang Meninggal Dunia Punya Komorbid

Nasional
BREAKING NEWS: 2 Pasien Covid-19 Varian Omicron Meninggal Dunia

BREAKING NEWS: 2 Pasien Covid-19 Varian Omicron Meninggal Dunia

Nasional
UPDATE: 16.692 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE: 16.692 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Duduk Perkara Dugaan Suap dari Istri Bandar Narkoba yang Sebabkan Kapolrestabes Medan Dicopot

Duduk Perkara Dugaan Suap dari Istri Bandar Narkoba yang Sebabkan Kapolrestabes Medan Dicopot

Nasional
Rekor Lagi, 3.205 Kasus Baru Covid-19 Dalam Sehari, Jakarta Tertinggi

Rekor Lagi, 3.205 Kasus Baru Covid-19 Dalam Sehari, Jakarta Tertinggi

Nasional
Jokowi: Saat Pandemi Terlihat Kita Tidak Siap, Keduluan Penyakitnya

Jokowi: Saat Pandemi Terlihat Kita Tidak Siap, Keduluan Penyakitnya

Nasional
UPDATE 22 Januari 2022: Ada 7.612 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 22 Januari 2022: Ada 7.612 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 22 Januari 2022: Tambah 627, Jumlah Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.122.555

UPDATE 22 Januari 2022: Tambah 627, Jumlah Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.122.555

Nasional
UPDATE 22 Januari 2022: Bertambah 5, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Kini 144.206

UPDATE 22 Januari 2022: Bertambah 5, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Kini 144.206

Nasional
Menakar Kans Ridwan Kamil sebagai Kepala Ibu Kota Baru Pilihan Jokowi…

Menakar Kans Ridwan Kamil sebagai Kepala Ibu Kota Baru Pilihan Jokowi…

Nasional
Jokowi: Selain Pandemi, Krisis yang Paling Mengerikan adalah Lingkungan

Jokowi: Selain Pandemi, Krisis yang Paling Mengerikan adalah Lingkungan

Nasional
UPDATE 22 Januari 2022: Bertambah 3.205 Orang, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.283.453

UPDATE 22 Januari 2022: Bertambah 3.205 Orang, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.283.453

Nasional
Mutasi Perwira Tinggi Dinilai Sinyal Baik bagi Regenerasi Tubuh TNI AD

Mutasi Perwira Tinggi Dinilai Sinyal Baik bagi Regenerasi Tubuh TNI AD

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.